Bimas Islam Kemenag Banjarnegara Adakan FGD Pemetaan Penyuluh Agama Islam

Banjarnegara – Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara menyelenggarakan Focus Group Discussion ( FGD ) Pemetaan Penyuluh Agama Islam, Rabu, (11/5). Kegiatan yang diikuti 19 penyuluh agama Islam di selenggarakan di RM. Bebek Goreng Lik Cip Desa Ampelsari Kecamatan Banjarnegara.

Kegiatan dibuka dan dipimpin langsung oleh Ali Mustofa, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, dalam sambutan pengarahannya, Ali Mustofa menjelaskan bahwa penguatan moderasi beragama menjadi salah satu program utama Kementerian Agama, oleh karenanya penyuluh agama Islam menjadi salah satu komponen penting dalam mensukseskan program tersebut melalui penguatan pemahaman moderasi beragama di tengah masyarakat.

“Focus Group Discussion dilaksanakan guna memberikan pembekalan kepada para penyuluh agama Islam terkait pelaksanaan tugas dan fungsi kepenyuluhan agar terencana dan terlaksana dengan baik, terdokumentasikan tertib sehingga capaian kinerja penyuluh agama Islam dapat terukur dengan baik,” jelasnya

Ali menambahkan bahwa salah satu indikator capaian kegiatan penyuluh adalah makin menguatnya pemahaman masyarakat terhadap Islam sebagai rahmatan lil alamin di tengah masyarakat, sehingga sikap toleran, pemahaman beragama yang moderat benar-benar tumbuh di tengah masyarakat

Sementara itu Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (POKJALUH) Kabupaten Banjarnegara, Nasirin mengatakan bahwa FGD ini sangat penting sebagai ajang berbagi pengalaman dalam melaksanakan tugas kepenyuluhan di tengah masyarakat, dan juga sebagai ruang diskusi terhadap masalah-masalah keagamaan yang terjadi di tengah masyarakat.

Kegiatan FGD ditutup dengan ramah-tamah peserta dengan Kepala Seksi Bimas Islam yang berhasil menyepakati melanjutkan kegiatan pengajian rutin setiap Selasa pagi minggu ke-2 bertempat di Aula Kantor Kemenag Kab. Banjarnegara.

“Kita juga akan melanjutkan pembinaan mental setiap hari Selasa bagi warga binaan Rumah Tahanan Banjarnegara yang melibatkan penyuluh agama Islam se kabupaten Banjarnegara,” pungkas Ali (am/ak/rf)