Pesan Halal Bi Halal 1443 Hijriyah LP Maarif NU Banyumas

Setelah dua tahun tidak menggelar Halal Bi Halal, tahun ini keluarga besar Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kabupaten Banyumas berkesempatan menyelenggarakan Halal Bi Halal 1443 H secara terbuka. Acara yang digelar dengan offline atau luring itu sudah menjadi kegiatan rutin tahunan, namun karena pandemi, baru dapat dilaksanakan ditahun ini yang dipusatkan di Auditorium UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Senin (23/5/2022).

Ketua Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kabupaten Banyumas, Prof. Dr. Fauzi, M.Ag menyampaikan melalui Halal Bi Halal menjadi ruang kebersamaan untuk menumbuhkan semangat dalam mengelola lembaga pendidikan.  Sehingga dibutuhkan kolaborasi dan sinergi antar elemen, termasuk antara kerjasama Kepala dengan Pengurus Badan Pelaksana Penyelenggara Pendidikan Ma’arif NU (BPPPMNU).

Menurutnya, kekuatan kolaborasi dan sinergi antara Kepala Sekolah atau Madrasah dengan Pengurus BPPPMNU perlu dikokohkan dalam bingkai persaudaraan (ukhuwah). Untuk itu, melalui Halal Bi Halal ini, kehadiran keduanya untuk menyamakan gerak langkah dalam mengembangkan satuan pendidikan dengan penuh persaudaraan.

“Kebersamaan ini menambah semangat untuk bekerjasama menjalankan amanah jamiyah Nahdlatul Ulama. Upaya kolaborasi dan sinergi perlu dikuatkan sebagai mandat organisasi yang harus dijalankan dalam mengelola pendidikan di Nahdlatul Ulama,” jelasnya.

Acara yang mengambil tema “mengokohkan ukhuwah, meningkatkan ghirah menuju pendidikan yang berkarakter ahlussunnah wal jamaah an nahdliyah” ini, dihadiri oleh Rais dan Ketua Tanfidziyah PCNU Banyumas, Dinas dan Instansi terkait, Kepala Sekolah atau Madrasah (SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA), Pengurus BPPPMNU. Halal Bi Halal ini juga sebagai momentum kebersamaan antara Kepala dengan Pengurus Sekolah atau Madrasah untuk menyatukan tujuan bersama agar lembaga pendidikan Ma’arif NU yang dikelola dapat maju, berprestasi, dan berkembang.

Kepala Kantor Kemenag Banyumas Aziz Muslim, S.Ag , M.Pd.I menyatakan bahwa saat ini tantangan dunia pendidikan sungguh luar biasa apalagi dengan maraknya radikalisme , maraknya intoleransi dan sebagainya.

“ Harapannya Ma’arif ini sebagai kawah lahirnya penggerak moderasi beragama , moderasi beragama ini penting karena kita adalah negara yang heterogen , negara yang Bhineka Tunggal ika dan Kebhinekaan itu harus kita lindungi . Salah satu jalan adalah dengan kekuatan moderasi beragama.” ungkapnya

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Banyumas, H. Sabar Munanto, S.Ag., M.Pd.I memberi pesan bahwa semua amal perbuatan manusia dialam dunia akan dimintai pertanggungjawaban di alam akhirat, termasuk kerja keras sebagai pendidik di satuan pendidikan. Amal perbuatan menjadi pendidik di Lembaga Pendidikan Ma’arif NU membawa keberkahan dan kemuliaan sebagai amal kebaikan kelak di hari kemudian (akhirat).

“Pendidik sebagai pembawa risalah kenabian yang menyampaikan tentang ajaran, ilmu pengetahuan, dan kebenaran kepada peserta didik. Semoga amal perbuatan selama menjadi pendidik di Lembaga Pendidikan Ma’arif NU menjadi amal kebaikan yang akan dituai dihari akhir kelak,” ungkapnya.
(Mus/Deni/yud/rf)