Semarang (Humas) – Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah menerima kunjungan kerja dari rombongan Kanwil Kemenag Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangka memperkuat sinergi dan berbagi praktik baik tata kelola kelembagaan.
Plt. Kabag TU Hartanto bersama jajaran Kepala Bidang (Kabid) dan Ketua Tim (Katim) mengajak rombongan Kanwil Kemenag NTT berkeliling gedung kantor hingga meninjau langsung sejumlah ruang kerja untuk melihat secara nyata sistem kerja dan budaya kerja yang diterapkan para pegawai, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari paparan yang telah disampaikan sebelumnya. Melalui kunjungan lapangan tersebut, rombongan dapat menyaksikan langsung implementasi tata kelola perkantoran, pola koordinasi antarbidang, serta budaya kerja yang mendukung peningkatan kinerja dan pelayanan publik di Kanwil Kemenag Jateng.
Sebagai bentuk berbagi ilmu dan praktik nyata, Bidang Kerukunan Umat Beragama (KUB) menyerahkan buku produksi internal berjudul Merah Marun. Buku tersebut berisi panduan penguatan kerukunan umat beragama yang disusun untuk mempromosikan harmoni dan toleransi antarumat beragama di Jawa Tengah, dengan fokus pada penguatan kerukunan sosial dan keagamaan.
Penyerahan buku Merah Marun dilakukan oleh Plt. Kabag TU. Selain itu, Tim Humas turut menyerahkan buku berjudul Smart Content Smart Image yang memuat poin-poin penting panduan publikasi dan pengelolaan kehumasan di lingkungan Kanwil Kemenag Jateng.
Hartanto berharap buku-buku tersebut dapat menjadi referensi dan inspirasi bagi Kanwil Kemenag Provinsi NTT dalam mengembangkan program serta meningkatkan kualitas pelayanan di wilayahnya.
Pada kesempatan lain, Katim Umum Linda Suprihati juga memaparkan sejumlah program unggulan bidang umum. Salah satunya adalah penguatan komunikasi dan kolaborasi dengan instansi lain, termasuk kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam pelaksanaan program pengolahan sampah sejalan dengan implementasi Asta Protas.
Kanwil Kemenag Jateng juga memiliki ruang taman sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan kantor. Area tersebut dimanfaatkan untuk mengelola berbagai tanaman sekaligus mengimplementasikan konsep ekoteologi, sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan berbasis nilai-nilai keagamaan.
Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin erat antarwilayah, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun birokrasi yang profesional, harmonis, dan berwawasan lingkungan.






