Apresiasi Penyuluh, Bimas Islam Gelar PAI Award

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Banjarnegara – Seksi Bimas Islam kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara menggelar Seleksi Penyuluh Agama Islam (PAI Award) Tingkat Kabupaten Banjarnegara Tahun 2023, Kamis, (14/6/2023)

Kegiatan Seleksi Penyuluh Agama Islam Award Tingkat Kabupaten Banjarnegara Tahun 2023, dilaksanakan di RM Saung Mansur Tretek Banjarnegara. Hadir pada pembukaan kegiatan tersebut, Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, Ali Mustofa, para juri Lustono, Ketua STIE Taman Siswa Banjarnegara (Tambara) mewakili akademisi, Citra Ningsih dari PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) dan dari tokoh masyarakat Lilis Ujiyanti. Hadir juga para Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) Se Kabupaten Banjarnegara, para para Penyuluh Agama Islam Non PNS sebagai peserta.

Kasi Bimas Islam, Ali Mustofa saat memberikan sambutan pengarahan mewakili Kepala Kantor, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi kepada kinerja para penyuluh, kegiatan ini diharapkan memberikan motivasi dan kontribusi positif bagi Langkah nyata penyuluh dalam rangka membangun negara.

“Eksistensi penyuluh Agama Islam Kabupaten Banjarnegara sudah mendapatkan pengakuan nyata dari lintas lembaga, lintas sectoral, sebagaimana program Kopi Seceting (Komunitas Penyuluh Agama Islam Serius Cegah Stunting) menjadi program inovasi unggulan dalam kegiatan Kabupaten Layak Anak(KLA) dan RIRA (Rumah Ibadah Ramah Anak”. Kata Ali.

Masih menurut Ali Mustofa, bahwa eksistensi penyuluh tersebut harus diapresiasi agar para penyuluh semakin semangat berkarya dan membimbing masyarakat. “Terimakasih dan apresiasi yang tinggi kami sampaikan, utamanya kepada PAIF dan para penyuluh agama Islam non pns yang menjadi peserta, semoga ini menjadi penyemangat dan penambah motivasi dalam berkarya”. Pinta Ali.

Lebih lanjut Kasi Bimas menyampaikan bahwa Kegiatan Penyuluh Agama Islam Award sebelumnya bernama pemilihan penyuluh teladan yang dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten, provinsi sampai di tingkat nasional.

“PAI Award ini sebelumnya bernama pemilihan penyuluh teladan, tahun ini ada untuk PAI Award ada tujuh kategori diantaranya ; bebas buta aksara alquran, cegah stunting, pemberdayaan ekonomi, pendampingan hukum/advokasi, pelestarian lingkungan hidup dan kategori penyuluhan berbasis teknologi informasi”. Ujar Ali.

Di akhir sesi dilaksanakan penilaian oleh dewan juri yang terdiri dari unsur akademisi, unsur wartawan dan tokoh masyarakat. (aho/rf).