Batasi Kuota Marah!

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Semarang – Dalam kegiatan Bimbingan Manasik Haji I Tingkat Kota Semarang Tahun 1444 H/2023 M, yang diselenggarakan di auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo, Selasa (9/5/2023), Kabid PHU Kanwil Kemenag Prov. Jateng, Fitriyanto, berpesan kepada calhaj Kota Semarang untuk mempersiapkan diri dengan baik.

“Setiap jamaah haji pasti ingin memperoleh mabrur. Mabrur itu di tanah air, bukan di tanah suci, sehingga saat masih di tanah air, mulai sejak dini, harus membiasakan berperilaku mabrur,” tutur Fitriyanto.

“Hatinya disiapkan betul. Ibadah haji tidak hanya ibadah fisik, tetapi juga melatih kesabaran. Puncak ibadah haji adalah di Arofah, Muzdalifah, Mina, padahal itu ya luasnya segitu-segitu saja, sedangkan jumlah jamaah haji tahun ini lebih banyak jika dibandingkan tahun 2022, sehingga mulai dari sekarang harus melatih diri untuk bersabar, kuota marahnya dibatasi, karena jamaah haji harus bersabar saat berbagi dengan jamaah lainnya, seperti mengantri toilet, berbagi tempat saat mabit dalam tenda yang terbatas, dan hal-hal lainnya,” imbuhnya.

“Kalau kita berpamitan dengan keluarga, kerabat, saudara, teman, selalu pesannya, hati-hati. Artinya, yang dijaga itu hatinya,” ujarnya.

Selain persiapan rohani, Fitriyanto juga berpesan agar calhaj juga menyiapkan fisik dengan baik.(NBA/bd)