Calon Jemaah Haji Antusias Mengikuti Bimbingan Manasik Haji

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Temanggung – Bimbingan manasik haji tingkat Kabupaten Temanggung memasuki hari ke-2 diikuti sebanyak 278. Calon jamaah haji masih antusias mengikuti acara ini sampai selesai di Graha Bhumi Phala Temanggung, Senin (30/05).

Tampil sebagai pemateri hari ini adalah materi tentang Kebijakan Pelayanan Kesehatan Haji yang disampaikan oleh dr. Hj. Taryumi Kasi Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan dan materi  alur perjalanan haji  yang disampaikan oleh H. Eko Widodo Kasi PHU Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung.

Dalam materinya dr. Taryumi menyampaikan tentang kondisi kesehatan yang harus diperhatikan oleh calon jamaah haji mulai persiapan di rumah, pemberangkatan, selama di tanah suci hingga pemulangan ditanah air.

“Ibadah haji yang 70% nya adalah ibadah fisik maka seluruh calon jamaah haji harus sehat, karena ibadah fisik harus ditopang dengan sehat fisik dan jiwanya, untuk itu pemerintah telah melakukan serangkaian aturan kesehatan minimal bagi calon jamaah agar tetap dalam kondisi sehat,” katanya.

Beliau menekankan bagi calon jamaah yang belum melakukan vaksin baik Covid maupun yang lainnya untuk segera berkonsultasi dengan puskesmas terdekat, agar para calon jamaah dapat sehat dalam melaksanakan ibadah hajinya.

Sementara dalam kesempatan yang sama Kasi PHU, H. Eko Widodo menyampaikan materi  tentang alur perjalanan haji. “Sebelum pemberangkatan haji, jemaah sebaiknya menyiapkan mental dan spiritual terlebih dahulu. Jemaah melakukan tes PCR 3 hari (72 jam) sebelum keberangkatan. Sebelum berangkat selesaikan segala urusan baik pribadi maupun yang berkaitan dengan orang banyak/urusan perkerjaan. Dari rumah sebelum berangkat dianjurkan salat sunah safar dan berdoa untuk keselamatan diri dan keluarga. Dalam perjalanan dari rumah ke asrama haji perbanyak zikir dan doa dan menerapkan protokol kesehatan,” urainya.

Eko juga mengimbau jemaah untuk tertib dan teratur saat menuju Bandara sesuai dengan regu dan rombongannya. “Perhatikan tas tentengan dan tas paspor. Turun dari bus dengan tertib, antri dengan sabar ketika pemeriksaan imigrasi, terapkan protokol kesehatan dengan disiplin, dan patuhi arahan dan instruksi dari petugas kloter,” pesannya. Beliau juga memberikan beberapa pesan saat tiba dan melaksanakan rukun haji di  Mekkah, Arafah dan Mina. Pada kegiatan pembimbingan ini jamaah juga dipersilakan untuk mengajukan pertanyaan. Setelah mengikuti pembimbingan jemaah haji regular selama 2 hari di Graha Bhumi Phala, jemaah selanjutnya mengikuti pembimbingan manasik haji yang dilaksanakan di tingkat kecamatan.(sr/rf)