Guru PAI dan Bahasa Arab MTs Negeri 1 Banjarnegara Lolos Seleksi Administrasi Fasda PKB Tahun 2023

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Banjarnegara – Direktorat Jendral Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Guru Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah menyelenggarakan rekrutmen Fasilitator Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan khusus untuk mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab.

Fasilitator Daerah (Fasda) merupakan kumpulan guru-guru terbaik yang direkrut oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten/ Kota untuk disiapkan menjadi Fasilitator atau narasumber kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan guru di KKG/ MGMP/ MGBK tingkat Kabupaten/ kota.

Tidak kurang dari 6 guru PAI dan Bahasa Arab MTs Negeri 1 Banjarnegara pada Selasa (9/5) dinyatakan lolos seleksi administrasi program rekrutmen tersebut. Mereka yang dinyatakan lolos seleksi administrasi adalah Ikhsanudin, Abdul Majid, Kun Hidayati, Umi Mahmudah, Muthowiyah dan Musfiatul Muniroh.

Hasil ini tentu saja disambut dengan rasa syukur oleh yang bersangkutan dan seluruh keluarga besar Madtsansa. Mereka telah memenuhi semua persyaratan administrasi dan berhak mengikuti tahapan seleksi berikutnya yaitu mengikuti Computer Based Test yang akan dilaksanakan pada Kamis, 11 Mei 2023.

Ahmad Munir Effendi, guru matematika MTs Negeri 1 Banjarnegara sekaligus fasilitator Daerah kabupaten Banjarnegara mengucapkan selamat dan apresiasinya.

“Alhamdulillah, satu tahapan telah terlewati. Selamat… Semoga sukses di tahap berikutnya yakni CBT dan wawancara. Guru-guru Madtsansa memang keren!” ucap Ahmad Munir Effendi bersemangat.

Ikhsanudin yang mengampu mata pelajaran Akidah Akhlak sekaligus wakil kepala urusan kesiswaan MTs Negeri 1 Banjarnegara mengaku akan mengerjakan tahapan selanjutnya dengan semaksimal mungkin.

“Bismillah, saya paham betul dengan apa yang akan terjadi jika Allah meridhoi saya menjadi fasilitator daerah…pasti akan tambah tugas, kewajiban dan tanggung jawab. Insya Allah saya akan melaksanakan CBT besok Kamis dengan semaksimal mungkin dan memasrahkan hasilnya kepada Allah semata,” ungkap Ikhsanudin di ruangannya.

Sementara menurut Musfiatul Muniroh, guru Bahasa Arab dan pembimbing riset MTs Negeri 1 Banjarnegara mengaku bahwa menjadi fasilitator daerah memang butuh tanggung jawab yang tinggi.

“Karena saya mendaftarkan diri tentu dengan sadar akan konsekuensi, maka hasil pengumuman seleksi administrasi ini pun wajib disyukuri. Semoga Allah meridhoi niat baik kami untuk mengabdi pada kementerian agama melalui kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan. Mohon doa restu…” ucap Musfiatul Muniroh. (Lin/rf)