Kakankemenag Ikut Sambut 32 Biksu Thudong di Kota Pekalongan

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

 

Kota Pekalongan –Kepala Kankemenag Kota Pekalongan, H. Kasiman Mahmud Desky, M.Ag bersama Walikota Pekalongan, H.A Afzan Arslan Djunaid, Wakil Walikota Pekalongan, H Salahudin, Dandim 0710/Pekalongan, Letkol Inf Rizky Aditya, Kapolres Pekalongan Kota, AKBP A. Recky Robertho, Forkopimda lainnya, Ketua FKUB Kota Pekalongan, KH Ahmad Marzuqi, sejumlah tokoh agama, dan segenap masyarakat Kota Pekalongan, turut menyambut sebanyak 32 biksu yang melakukan perjalanan atau Thudong dari Thailand menuju Candi Borobudur Jawa Tengah sejak awal Mei ini telah sampai di Kota Pekalongan. Penyambutan berlangsung di Gedung Kanzus Sholawat milik Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya, Kamis siang (25/5/2023).

Perayaan Waisak Tahun 2023 yang diperingati pada tanggal 4 Juni 2023 tahun ini di warnai dengan kedatangan para biksu atau banthe yang berjalan kaki menuju Candi Borobudur. Hal itu dilakukan dalam rangka Ritual Thudong menyambut Hari Raya Waisak 2023.

Ucapan Selamat Datang disampaikan oleh Walikota Pekalongan, Aaf kepada 32 Biksu yang berasal dari beberapa negara seperti Thailand dan Malaysia, dan Indonesia. Pihaknya menyampaikan apresiasi dan terima kasih karena telah sudi untuk singgah di Kota Pekalongan, sekaligus untuk mengenal lebih dekat, bagaimana cara warga Kota Pekalongan dalam memaknai kerukunan antar umat beragama. toleransi dan kerukunan antar umat beragama.

“Iinformasi kedatangan para biksu ini sudah lama, Alhamdulillah di tanggal 25 Mei 2023 ini, rombongan mereka sudah sampai ke Kota Pekalongan yang semuanya berjalan lancar. Kita doakan agar saat mereka melakukan perjalanan thudong sampai finish di Borobudur Magelang juga lancar. Tugas kami selaku Pemkot, bersama Forkopimda, tokoh agama, masyarakat, dan panitia selama mereka beristirahat di Kota Pekalongan, bisa memberikan kesan yang baik,” ungkap Aaf.

Menurut Aaf, kesan baik itu yakni potret masyarakat Kota Pelalongan ini menjunjung toleransi beragama yang luar biasa, tanpa memandang suku, ras, agama, maupun negara manapun.

Kota Pelalongan ini sangat menjunjung toleransi beragama yang luar biasa, tanpa memandang suku, ras, agama, maupun negara manapun, semua guyub. Semua kerukunan antar umat beragama ini juga tak terlepas dari bimbingan Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya. Saatnya para biksu ini istirahat terlebih dahulu disini, selanjutnya pukul 05.00 WIB mereka akan melanjutkan rute perjalanannya, mudah-mudahan semuanya juga dilancarkan.

Perwakilan biksu, Bhante Wawan menyampaikan rencana sebenarnya mereka targetnya bisa finish sampai ke Candi Borobudur tanggal 31 Mei 2023 ini, tetapi karena permintaan dari KILC, mereka digiring ke penginapan terlebih dahulu, setelah itu tanggal 1 Juni 2023 baru masuk ke Candi Borobudur

Rombongan Biksu mengaku senang atas antusias dan sambutan dari seluruh warga Kota Pekalongan yang hadir. Menurut mereka, toleransi antar umat beragama di tengah warga Kota Pekalongan begitu tinggi.(Ant/bd).