Keharuan Sambut Tim Paduan Suara DWP Kankemenag Kota Semarang

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Semarang, Selasa (14/6/2022) titik air mata menetes lembut dari mata Andina Kartika Sari dan Tri Ginarni anggota tim paduan suara DWP Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Semarang yang baru saja berjuang dalam ajang final Lomba Jinge DWP Kota Semarang, yang digelar di aula Balaikota Semarang.

Tangis tersebut bukan tangis kesedihan karena kekalahan timnya pada ajang tersebut, tetapi karena haru atas tanggapan dan sambutan yang diberikan oleh rekan-rekannya, pada saat mereka sampai di markas besarnya, Kankemenag Kota Semarang.

“Saya tidak menyangka begitu besar suport yang diberikan oleh teman-teman, padahal kami pulang tidak membawa kabar gembira,” ujar Tri dan Dina hampir bersamaan.

Begitu memasuki pintu lobby kantor, nampak Aparatur Sipil Negara (ASN) Kankemenag Kota Semarang, termasuk Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubbag TU), menyambut tim paduan suara dengan nyanyian ucapan selamat datang dan ungkapan rasa bangga atas majunya tim paduan suara dalam babak final Lomba Jingle DWP Kota Semarang.

“Selamat datang kakak, selamat datang kakak, selamat datang kami ucapkan. Terima kasih kakak, terima kasih kakak, terima kasih kami ucapkan. Kalah menang kakak, kalah menang kakak, bagi kami kaulah pemenang. Jangan sedih kakak, jangan sedih kakak, bagi kami kaulah juara,” begitu kurang lebih lirik lagu yang dibawakan oleh para penyambut yang mengadopsi dari lagu Lingkaran Kecil Lingkaran Besar karya Kak Nunuk dan Sekar Nisa.

Tak mampu berkata-kata, tim paduan suara pun larut dalam keharuan dan hanya bisa saling berpelukan dengan rekan-rekan kerjanya.

Rachmad Pamudji Kasubbag TU Kankemenag Kota Semarang menyampaikan, hal tersebut merupakan spontanitas dari jajarannya sebagai bentuk dukungan kepada tim paduan suara DWP yang sudah berjuang, dan berlatih keras setiap hari di tengah-tengah kesibukan para anggotanya. “Meskipun mereka belum menjadi juara, tetapi semangat dan jerih payahnya patut diapresiasi. Kalah menang dalam suatu pertandingan itu hal biasa. Apalagi ini lomba musik yang berkaitan dengan selera dan rasa,” tuturnya.

Hal serupa disampaikan oleh Dwi Yuliarti Mukhlis Abdillah Ketua DWP Kankemenag Kota Semarang, yang memimpin rombongan paduan suara. “Ini bukan kekalahan, tetapi kemenangan yang tertunda. Kami puas dengan tampilan tim paduan suara. Hebat, sudah berani tampil dan memberikan tampilan yang maksimal,” ujarnya.(Dintha/NBA/rf)