MTs Negeri 1 Kota Semarang Santuni 42 Anak Yatim

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Semarang, Dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1444 H, MTs Negeri 1 Kota Semarang mengadakan beberapa kegiatan diantaranya, pawai menyambut 1 Muharam 1444 H yang dilaksanakan pada 29 Juli 2022 dan santunan anak yatim yang dilaksanakan pada Senin (8/8/2022).

Menurut H. Kasturi selaku Kepala Madrasah, kegiatan ini sudah menjadi budaya rutin di lingkungan MTs Negeri 1 Kota Semarang. “Meskipun sudah menjadi rutinitas, pelaksanaannya tetap dipersiapkan dengan baik, ditingkatkan baik secara kualitas maupun kuantitas,” tuturnya pada kegiatan pemberian santuan anak yatim, yang dilaksanakannya di lingkungan madrasah setempat, Senin (8/8/2022).

“Secara kualitas, diharapkan kesadaran guru dan pegawai madrasah untuk berbagi kepada anak yatim semakin tinggi. Infak yang diberikanpun semakin banyak, dengan kesadaran bahwa sedekah yang diberikan dengan ikhlas ini akan memberikan manfaat bagi sesama,” sambungnya.

“Sedangkan secara kuantitas, dengan nominal santunan yang lebih besar, tentu harapannya akan dapat menyantuni anak yatim dengan jumlah yang lebih banyak dari tahun ke tahun, baik yang diserahkan kepada peserta didik internal maupun di luar madrasah,” imbuhnya.

Selain itu, dalam sambutannya, ia juga menyampaikan kegiatan pemberian santuan kepada anak yatim merupakan salah satu perintah agama. “Santunan anak yatim sebagai bentuk melaksanakan perintah Allah SWT, yaitu di momen terindah tanggal 10 Muharam, yang pada tahun 1444 H jatuh pada hari ini, Senin (8/8/2022),” ujarnya.

“Santunan anak yatim juga sebagai bentuk perwujudan kasih-kasih Bapak/Ibu guru dan pegawai MTs Negeri 1 Kota Semarang terhadap anak didiknya yang yatim. Terima kasih kami ucapkan ata spartisipasinya, semoga bermanfaat dan dapat memberian kebahagiaan bagi para penerima santutan,”  harapnya.

Pada bagian lain, Ketua Panitia, H. Asyhar Ulinnuha Arif menuturkan, dalam kegiatan tersebut, MTs Negeri 1 Kota Semarang membagikan santunan kepada 42 peserta didik.

Ia juga menuturkan, tahun ini panitia mengusung tema “Bulan Muharam sebagai Bulan Pemula Tahun Baru Hijriyah dan Momentum Terindah Penyantunan Anak Yatim”. “Meskipun pemberian santuan dilaksanakan secara sederhana, namun kehidmatannya tetap terjaga. Kepala Madrasah didampingi guru dan pegawai, berkesempatan menyerahkan santunan secara langsung kepada peserta didik,” terangnya.

“Pada saat menyerahkan santunan, teriring pula doa kepada penerima santunan, sambil mengelus kepala mereka sebagai bentuk ungkapan kasih sayang dari Kepala Madrasah, guru dan pegawai di lingkungan MTs Negeri 1 Kota Semarang,” ungkapnya.

“Beberapa anak pun terlihat meneteskan air mata, hal ini pun sontak mengundak keharuan seluruh yang hadir,” pungkasnya.

Menambahkan apa yang disampaikan Ketua Panitia, Hj. Muta’alimah selaku Waka Humas mengungkapkan harapan agar kegiatan yang akan datang akan lebih baik lagi. “Walaupun selama pelaksanaan penyantunan tidak ada kendala yang berarti, namun pelaksanaan pada tahun yang akan datang kami mengharap lebih baik dalam koordinasi dengan wali kelas sehingga saat hari “H” tidak ada anak yang tertinggal dalam pendataan untuk mendapatkan santunan. Mari care bersama terhadap anak yatim,” tandasnya. Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Marzuki, guru Akidah Akhlak, yang dalam doanya berharap semoga anak yatim di MTs Negeri Kota Semarang selalu diberikan kesehatan lahir dan batin, tetap tegar, lancar memperoleh kehidupan dan pendidikan yang layak hingga tercapai cita-citanya. (Humas Emtessa/NBA/bd)