Much. Andilala: Kesepakatan Ini Akan Kita Jadikan Laporan dan Rujukan ke Pimpinan

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Semarang (Humas) – Ketua Tim Bidang Pendidikan Agama Islam (PAIS), Moch. Moeizzoeddin, didampingi Ketua Tim Sistem Informasi PAIS Kanwil Kemenag Prov. Jateng, Much. Andilala, mengundang pengelola sertifikasi seksi PAI dan Pakis, serta bendahara pengadaan Kemenag kab/kota di wilayah Provinsi Jawa Tengah, Kamis, 11/05. Pada kegiatan Rapat Koordinasi Percepatan Pencairan Tunjangan Profesi Guru PAI PPPK Th. Anggaran 2023, bertempat di Aula Lt.3 Kanwil Kemenag Prov. Jateng.

Dibuka oleh Ketua Tim PAIS Kemenag Prov. Jateng, Moeizzoeddin mengingatkan kembali beberapa fungsi dan tugas pokok bidang PAI dan Pakis kab/kota sebagai bagian dari struktur pemerintah.

“Kita punya tiga tugas pokok, yakni yang pertama sebagai penata dan pengawal regulasi. kedua selalu meningkatkan kompetensi dan yang ketiga untuk melaksanakan fasilitasi,” jelasnya.

Di lapangan, kecepatan dalam pencairan anggaran dan ketepatan sangat diperlukan. Baik tepat jumlahnya, tepat waktunya sesuai regulasi, tepat sasarannya, dan tepat penggunaannya, sehingga diharapkan menimbulkan dampak manfaat dalam kualitas pembelajaran dikelas. TPG atau Tunjangan Profesi Guru ini diberikan pemerintah untuk reward bagi guru dalam melaksanakan tugasnya dengan baik.

Rapat koordinasi dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh oleh Ketua Tim Sistem Informasi PAIS. Much. Andilala menyampaikan bahwa sampai hari ini banyak pertanyaan bagaimana proses pembayaran tunjangan profesi khusus guru PPPK.

“Di tahun ini TPG bagi guru PAI lebih lambat karena adanya pembayaran khusus guru PPPK. Disini perlunya kita duduk bareng, untuk bersama-sama membahas mengenai hal teknis, dan tentunya bisa merumuskan solusi dari kendala tersebut,” jelas Andilala.

Banyak hal teknis dan pembahasan dalam sesi tanya jawab. Andilala juga meminta kepada seluruh peserta yang hadir untuk bisa memberikan pemahaman bahwa proses ini memerlukan tahapan dan langkah yang harus dipenuhi dan dicukupi. Hasil dari rapat koordinasi ini akan langsung dilaporkan ke pimpinan sebagai pelaporan dan rujukan.(Sua/Rf)