Polda Jateng Gelar Silaturahmi Kebangsaan dengan Babinluhmas Purbalingga

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Purbalingga – Dalam rangka menangkal radikalisme dan intoleran di Kabupaten Purbalingga, Polda Jawa Tengah menggelar kegiatan silaturahmi kebangsaan di RM Sidoroso Purbalingga Kamis, (6/7/2022).

Peserta kegiatan ini adalah para Penyuluh Agama Islam yang tergabung dalam Babinluhmas (Bantuan Bimbingan Penyuluhan Keagamaan untuk Masyarakat) Bidang Pencegahan Gerakan dan Aliran Keagamaan Bermasalah (PGAKB) dari 20 KUA se-Kabupaten Purbalingga. Hadir Kasi Bimas Islam /Plt. Kasubbag TU H. Sarif Hidayat, Pokjaluh Kabupaten Purbalingga Khikam Aziz, Edi Rujito dan Joko Waluyo.

Kasi Bimas Islam sekaligus Plt. Kasubbag TU Kankemenag Purbalingga, Sarif Hidayat dalam pengarahannya menjelaskan bahwa dalam rangka optimalisasi peran dan sinergitas para Penyuluh Agama di masyarakat dengan pihak – pihak terkait di Purbalingga, maka dibuatlah wadah yang diberi nama Babinluhmas. Selanjutnya Ia berharap, dengan hadirnya Babinluhmas di tingkat Desa, transformasi layanan pada masyarakat menjadi semakin baik.

“Salah satu tujuan adanya Babinluhmas adalah mendekatkan layanan informatif, edukatif, konsultatif dan advokatif keagamaan Kantor Kementerian Agama kepada masyarakat,” ungkap Sarif.

Ia menambahkan, akan menjadi tim yang mantap apabila terjalin sinergitas antara Babinluhmas dengan Babinkamtibmas dan Babinsa di Desa. Terlebih dalam upaya penangkalan gerakan radikalisme dan intoleran di Purbalingga.

Kegiatan silaturahmi yang diprakarsai Polda Jateng bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga tersebut dipandu Kanit II Kamsus Subdit V Ditintelkam Polda Jateng Kompol Suparji, S. Pd. M. H. Menurutnya, adanya Babinluhmas di Purbalingga adalah angin segar bagi Polisi yang memilki tugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sinergitas antara Babinluhmas dèngan Babinkamtibmas dan Babinsa di tingkat Desa/Kelurahan, merupakan hal yang penting dan dibutuhkan saat ini.

Suparji mengatakan, “Terkait dengan kelompok radiakal dan intoleran, yang baru-baru ini sempat viral di beberapa daerah cukup menjadi pelajaran bersama bahwa kewaspadaan dan kerja sama semua pihak sangat diperlukan guna upaya pencegahan berkembamgnya paham radikal dan intoleran khususnya di wilayah Purbalingga”.

“Kita (Babinkamtibmas, Babinsa dan Babimluhmas) sudah semestinya bahu membahu membersamai masyarakat, agar terbentengi dari paham radikal dan intoleran,” imbuh Suparji.

Kegiatan silaturahmi yang berlangsung akrab tersebut dikemas serius tapi santai, sehingga tak terasa obrolan sudah berjalan 2,5 jam lamanya. Ketua Pokjaluh Purbalingga Khikam Aziz sangat berterima kasih, kepada pihak Polda Jateng dan Kankemenag Purbalingga yang sudah berkenan mengundang para penyuluh agama dalam kegiatan ini. “Dengan adanya kegiatan ini, kami mendapat banyak informasi dan pencerahan sebagai bekal kami melaksanakan tupoksi selaku Babinluhmas di Desa/kelurahan,” kata Khikam.(Penyuluh/Sua)