Tanamkan Jiwa Moderat Sejak Dini, Jadikan Madrasah Pendidikan yang Nyaman dan Aman

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Sukoharjo (Humas) – Penguatan Moderasi Beragama (PMB) menjadi agenda yang terus dilakukan Kementerian Agama di 2021. Tidak hanya di lembaga keagamaan, PMB juga dilakukan di lembaga pendidikan seperti pesantren, madrasah, dan sekolah. Kakanwil Kemenag Prov. Jateng, Musta’in Ahmad dihadapan Guru Madrasah menekankan Moderasi Beragama harus diajarkan kepada anak-anak sejak dini. Hal ini disampaikan Kakanwil saat Penyerahan Hibah Sarana Transportasi di MTsN 3 Sukoharjo, Kamis (16/6).

“Salah satu PR kita adalah menjaga keagamaan dan keberagaman di negeri kita tercinta ini, maka pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah bahkan Raudhatul Atfal memiliki peran penting. Di Indonsesia agama hadir untuk terus memberikan kontribusi terbaiknya, mengatasi persoalan jaman, membangun solidaritas  persatuan,” ungap Musta’in.

“Sekarang ini kita dihadapkan dengan kondisi semangat keagamaan. Hal itu sejalan dengan perkembangan kemajuan teknologi dan bertemu dengan keterbukaan informasi sehingga sekarang ini orang belajar agama bisa prasmanan, mengambil sendiri tanpa ketemu dengan guru agama, tanpa ketemu dengan ustad, tanpa ketemu dengan kyai, tanpa masuk ke pesantren, dan tanpa harus datang ke madrasah cukup mengandalkan google. Hal ini yang dapat membuat orang menjadi salah mengartikan ketika mengambil ilmu dengan sepenggal maupun hanya sedikit dan seolah-olah sudah tau semuanya, ini bisa menjadi mengacaukan kehidupan sosial,” imbuhnya.

Musta’in menyampaikan bahwa Madrasah harus menjadi pendidikan yang nyaman dan aman.

“Seorang guru kita harus mengajarkan kepada anak didiknya dengan baik, maka dari itu jadikan Madrasah tempat pendidikan yang nyaman dan aman serta lulusan Madrasah menjadi orang yang moderat,” terangnya.

Hibah Sarana Transportasi

MTsN 3 Sukoharjo dan MAN 2 Karanganyar menerima hibah sebuah mobil dari Kanwil Kemenag Prov. Jateng. Serah terima mobil hibah tersebut berlangsung di MTsN 3 Sukoharjo, Kamis (16/6).

Dalam serah terima tersebut, masing-masing Kepala Sekolah menerima kunci dan dokumen mobil dari Kakanwil Kemenag Prov. Jateng, Musta’in Ahmad yang pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa bantuan mobil semoga bisa bermanfaat dan memberi keberkahan. Selain itu Musta’in berpesan agar mobil dapat dirawat supaya awet dan difungsikan dengan baik untuk menunjang kinerja. Hal tersebut merupakan bentuk kebersamaan solidaritas  dan support ASN Kementerian Agama.

“Kalau ada Madrasah atau KUA yang infrastukturnya, perlengkapannya kurang baik ini merupakan tanggung jawab kanwil dan pusat. Mudah-mudahan apa yang telah diberikan bisa dirawat supaya awet dan difungsikan dengan baik. Sebelumnya kanwil juga menghibahkan beberapa barang seperti kursi, bus mini, dan barang lainnya agar barang-barang yang sudah lama tidak dipakai dan menumpuk di kantor terlihat rapih, bersih serta dapat dimanfaatkan untuk satker yang membutuhkan,” ungkap Musta’in. (d/rf)