Taslim Syahlan: Moderasi Beragama Investasi Jangka Panjang untuk Merawat KUB dan Peradaban Indonesia Inklusif

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Banyumas (Humas) – Sebanyak 50 peserta yang mewakili berbagai elemen masyarakat Kabupaten Banyumas mengikuti Dialog Penguatan Moderasi Beragama yang diadakan oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Rabu (14/6).

Bertindak sebagai narasumber ketiga, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Jawa Tengah Taslim Syahlan sampaikan strategi penguatan moderasi beragama.

“Strategi penguatan moderasi beragama dengan cara kita menggerakkan indikator moderasi beragama, gerakan komitmen kebangsaan, gerakan toleransi aktif, gerakan anti kekerasan, serta akomodatif terhadap budaya lokal,” tutur Taslim.

Dijelaskan juga mengenai bagaimana seharusnya selalu berpikir moderat dalam kehidupan sehari-hari. Dirinya juga berpesan agar seluruh tokoh agama dapat senantiasa menjadi penggerak Moderasi Beragama. Penting juga untuk melakukan sinergitas dengan pemangku kepengtingan dalam rangka penguatan moderasi beragama, baik itu Pemerintah Daerah, Kementerian Agama, Tokoh Agama maupun Tokoh Masyarakat.

Taslim juga menjelaskan bahwa kini sudah ada 19 Desa Kerukunan yang tersebar diseluruh wilayah Jawa Tengah, yang nantinya akan direalisasikan di seluruh desa se-Jawa Tengah.

“Intinya, Moderasi Beragama merupakan investasi jangka Panjang untuk merawat kerukunan umat beragama dan peradaban Indonesia Inklusif,” pungkasnya. (ps/rf)