Tingkatkan Pelayanan Prima KUA, Human Touch Penting Dalam Komunikasi Team

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Kota Mungkid – Begitu pentingnya komunikasi team kerja dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan, hal tersebut dijabarkan lengkap oleh Trisno sebagai narasumber dalam kegiatan Capacity Building Revitalisasi KUA dengan tema Pelayanan Prima dan Team Work ASN KUA yang diselenggarakan Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magelang di Semesta Area Borobudur pada Selasa, (19/07/2022).

“Sukses tidaknya sebuah kebijakan terletak pada komunikasi yang terbuka,” ungkap Trisno yang merupakan SosioPreneur. Komunikasi berfungsi sebagai pemecah masalah, alat pengendali sistem kerja, alat untuk menyatakan ekspresi emosional, dan sarana untuk memotivasi orang lain.

Dalam kesempatan tersebut Trisno mengajak peserta yang berjumlah 40 orang yang terdiri dari APRI (Asosiasi Penghulu Republik Indonesia), JFU KUA, PAIF (Penyuluh Fungsional) KUA Revitalisasi serta Perwakilan Kaur Kesra Desa untuk bermain simulasi tentang komunikasi efektif dalam team kerja produktif. “Tujuan simulasi tersebut untuk menjelaskan betapa pentingnya sebuah komunikasi yang efektif dalam team kerja,” papar Trisno.

Dalam simulasi tersebut, peserta diajak untuk berkelompok dan salah satu anggota kelompok diberikan satu pesan yang harus disampaikan berantai pada anggota team yang lain menggunakan gerakan tubuh tanpa suara dan kata, anggota terakhir menjelaskan pesan apa yang disampaikan. Dari simulasi tersebut dapat disimpulkan bahwa, pesan yang disampaikan tidak bisa maksimal hanya dengan bahasa tubuh (body language) saja tapi memerlukan pemilihan kata dan manajemen suara.

Begitu pentingnya komunikasi, sehingga upaya untuk meningkatan komunikasi terus menerus mengalami perkembangan. Ditengah kemajuan teknologi informasi, pendekatan human touch (pendekatan sentuhan) sangat penting. “Surat disposisi memang alat praktis untuk mendelegasikan wewenang namun disposisi yang dibarengi dengan ucapan secara langsung akan lebih bermakna dan memiliki kekuatan,” ungkap Trisno.

Dalam kesempatan tersebut Trisno yang merupakan penggagas sukses program Desa Menari membagi ilmu dan pengalaman dalam dua tema besar yaitu Menjadi Pribadi yang Care dan Team Kerja Produktif. Hal tersebut dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan prima KUA yang berada di Kabupaten Magelang.(FS/Sua)