TMMD Digelar, Wawalkot Salahudin Harapkan Program TMMD Bisa Eratkan Kemanunggalan TNI dan Masyarakat

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Kota Pekalongan – Pemerintah Kota Pekalongan bersama jajaran  Kodim 0710/Pekalongan, Polri dan masyarakat kembali menyelenggarakan kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2023 yang mengusung tema “Sinergi Lintas Sektoral Mewujudkan KemanunggalanTNI Rakyat Semakin Kuat”. Kali ini, TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2023 menyasar sejumlah pekerjaan fisik dan non fisik di Kelurahan Panjang Baru, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan.  Kegiatan pembukaan TMMD itu ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan program dari Wakil Walikota Pekalongan, H Salahudin kepada Perwira Penghubung Kodim 0710/Pekalongan, Mayor Kavaleri Muh. Purbo Suseno berlangsung di Lapangan Palapa, Kelurahan Kandang Panjang, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Rabu (10/5/2023). Usai apel pembukaan, Wawalkot Salahudin beserta jajaran Forkopimda juga meninjau lokasi pelaksanaan TMMD Sengkuyung yang berlangsung selama kurang lebih satu bulan tersebut.

Wawalkot Salahudin menjelaskan bahwa, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah suatu program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah yang bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan daerah dengan harapan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah, TMMD juga bertujuan mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Tidak perlu menunggu lama, begitu Ramadhan dan Idul Fitri selesai,   Program TMMD kembali digulirkan yang lokasinya dilaksanakan di Kelurahan Panjang Baru, Kecamatan Pekalongan Utara dengan mencakup sasaran fisik berupa pembangunan jalan beton yang merupakan akses warga menuju ke Pemakaman Beji, dengan rincian panjang jalan 287 meter, lebar antara 1,46 meter sampai 2,73 meter, dengan tinggi kurang lebih 22 sentimeter,” terangnya.

Selain sasaran fisik, Wawalkot Salahudin memaparkan, program TMMD juga akan terus berfokus pada sasaran non fisik berupa penyuluhan-penyuluhan kepada warga terkait dengan ketentraman dan ketertiban umum masyarakat. Melalui program TMMD ini, pihaknya berharap, kekompakan dan sinergitas antara TNI dan masyarakat akan senantiasa terjalin erat.

“Kita jangan melihat sasaran fisiknya saja, ketika kegiatan TMMD ini baru berlangsung sudah menunjukkan keberhasilannya yakni adanya kemanunggalan TNI,  Polri, pemerintah dengan seluruh masyarakat sebagai tujuan pokok kegiatan itu sendiri. Hasil pelaksanaan pembangunan dari segi sarpras fisik itu membuahkan hasil yang bagus itu merupakan bonus, tetapi yang lebih utama adalah sasaran non fisik seperti bentuk sosialisasi terkait ketertiban masyarakat, wawasan kebangsaan, edukasi pencegahan dan penyalahgunaan narkoba itu justru yang dampak positifnya tertanam di masyarakat lebih lama untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di tengah masyarakat setempat,” tegasnya.

Sementara itu, Perwira Penghubung Kodim 0710/Pekalongan, Mayor Kavaleri Muh. Purbo Suseno mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas dukungan dan sinergi atas semua pihak yang terlibat baik dari jajaran Pemkot Pekalongan, Polres Pekalongan, dan seluruh elemen masyarakat. Mayor Kavaleri Purbo juga menghimbau agar TNI, POLRI, Pemerintah Daerah dan masyarakat  dapat saling bahu-membahu dan bergotong royong dalam melaksanakan program pembangunan ini sehingga dapat berjalan dengan lancar. Adapun pelaksanaan kegiatan TMMD ini berlangsung mulai tanggal 10 Mei – 8 Juni 2023.

“Sasaran fisiknya berupa pekerjaan Jalan Beton Segmen I Vol. panjang 179 m, lebar 2,73 m s.d 6,50 m dan tinggi 0,25 m; pekerjaan jalan beton segmen II vol. Panjang 19 m, lebar  2,57 m s.d 4,80 m dan t 0,25 m, dan pekerjaan jalan beton segmen III vol. panjang 89 m, lebar  1,46 m s.d 3 m dan tinggi 0,25 M. Tidak hanya sasaran fisik, kegiatan ini juga ada sasaran non fisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, pencegahan gangguan kamtibmas, kebencanaan, kesehatan, dan keluarga, keterampilan, serta sosialisasi UMKM. Kami berharap, ke depan melalui kegiatan TMMD ini, antara Pemkot, TNI, Polri, dan masyarakat bisa guyub rukun tidak hanya membangun, tetapi juga menjaga wilayah Kota Pekalongan bersama agar semakin kondusif.” tandasnya. (Tim KP Pemkot/Ant/bd).