Salatiga (PHU) – Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Tengah menggelar Rapat Pengadaan Meubelair dan Mesin Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah (PLHUT) Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Kebumen
Rapat internal ini terkait rencana pengadaan meubelair guna mendukung peningkatan kualitas sarana dan prasarana pada PLHUT Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Kebumen yang sedang dalam proses pembangunan. Rapat yang berlangsung di Aula Wahid Prime Hotel Salatiga ini juga dihadiri oleh beberapa perwakilan dari Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Kebumen, Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Gedung PLHUT serta Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah.

“Kami mohon dikawal dengan baik terkait progress pembangunannya pada Gedung PLHUT Kebumen dan Pemalang. Semoga semua on the trac dan selesai dengan hasil yang diharapkan. Semua pihak saya harapkan selalu mengawasi supaya pekerjaan pembangunannya berjalan dengan baik,” tegas Kabid PHU, Fitriyanto, Kamis (02/10).
“Sambil menunggu proses pembangunan PLHUT selesai kita siapkan untuk meubelair dan mesinnya sehingga saat selesai pembangunan langsung dapat kita manfaatkan,” katanya.
“Penggunaan anggaran agar selalu dikontrol apakah efektif atau tidak pemanfaatannya,” imbuhnya.
Dalam rapat tersebut, dibahas secara rinci kebutuhan meubelair yang akan diadakan, mulai dari meja kerja, kursi tamu, lemari arsip, termasuk perangkat pendukung lainnya seperti perangkat pengolah data. Fitriyanto, menekankan pentingnya pengadaan ini sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman, efisien, dan sesuai standar pelayanan publik.
“Terkait dengan penyiapan meubelair dan mesin bagaimana barang-barang yang kita butuhkan bukan yang kita inginkan, dengan mempertimbangkan kualitas barangnya yang bagus, efektif, efisien, selaras dengan kebutuhan kita agar tepat waktu, tepat mutu, tepat manfaat dan tepat anggaran sesuai kebutuhan,” jelasnya.

“Perawatan pemeliharaan asset agar menjadi koreksi kita bersama kalau bisa hal-hal yang seperti itu dihindari, kualitas barang yang awet dan tidak gampang rusak menjadi pertimbangan kita, 4 tepat ini kami berharap bisa diterapkan,” tegas Fitri.
“Saya berharap pengadaan meubelair ini menjadi langkah strategis dalam menunjang kinerja PLHUT demi terwujudnya pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat, khususnya dalam pelayanan ibadah haji dan umrah”, tambahnya.
PPK Pembangunan Gedung PLHUT, Gentur Rachma Indriadi, juga menyampaikan bahwa proses pengadaan akan dilakukan secara transparan dan akuntabel sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam Peraturan tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
Rapat ditutup dengan kesepakatan untuk segera menyusun spesifikasi teknis dan dokumen pengadaan, agar proses dapat berjalan tepat waktu dan sesuai kebutuhan satuan kerja. Pengadaan meubelair ini diharapkan dapat menunjang kinerja aparatur PLHUT Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Kebumen dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat khususnya dalam pelayanan ibadah haji dan umrah.(vid/Sua).








