Jamaah Calon Haji 2018 Padati Gedung IPHI

Wonosobo – Sebanyak 783 jamaah calon haji asal Kabupaten Wonosobo, jalani Manasik Akbar kali terakhir pasca keberangkatan Ibadah Haji yang rencananya akan diberangkatkan pada akhir Juli mendatang. Ratusan jamaah memadati gedung IPHI sebagai pusat lokasi Manasik Akhir yang di selenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo melalui Kasi Gara Haji dan Umroh, Rabu (11/7) kemarin.

Selain peserta jamaah calon haji yang memadati gedung, turut hadir juga Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo, Pemkab Wonosobo, Komandan Kodim 0707 Wonosobo, Dandim dan Ka. Kasi Haji dan Umroh Kemenag Wonosobo.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo, M Thobiq menegaskan, sebelum pemberangkatan ibadah haji, jamaah calon haji di harapkan senantiasa mengutamakan dan menjaga kesehatan fisik agar bisa beribadah secara maksimal di tanah suci.

“Siapa yang bertanggung jawab dengan tubuh kita adalah kita sendiri, bukan orang lain, bukan panitia, bahkan bukan siapa pun. Tapi diri kita, kita yang harus perhatian kepada tubuh kita ini agar kesehatannya terjaga. Karena, jika kesehatan fisik saja kita lengah untuk menjaganya, bagaimana kita akan beribadah dengan khusyuk nanti pas di tanah suci? Jadi, mari  kita semua sebelum pemberangkatan lebih bisa menjaga kesehatan fisik kita agar langkah kaki kita tidak ada yang membebani lagi untuk menginjakan kaki di tanah suci nanti.” ucap Thobiq memberi pengarahan.

Selain itu, pihaknya juga berharap, jumlah jamaah calon haji yang berjumlah 783 tersebut, bisa kembali ke tanah air usai menjalankan ibadah haji dengan selamat tanpa berkurang jumlahnya, sekaligus berharap, jamaah bisa saling gotong royong mengedepankan kekompakan, kerukunan, dan saling memberikan semangat kepada jamaah lain. Sementara itu, menurut data yang disampaikan oleh Kepala Seksi Haji dan Umroh, Totok Jumantoro menyebutkan, jumlah total jumlah calon haji yakni 784 bukan 783.

“Sebenarnya jumlah total jamaah haji di Wonosobo itu 784, tapi berhubung satu calon haji yakni atas nama Kliwon Suripto yang berasal dari Kecamatan Kertek meninggal dunia sebelum berangkat, jadi yang diberangkatkan ya hanya 783 jamaah calon haji itu saja.” ungkap Totok.

Pihaknya juga menambahkan, untuk pemberangkatan jamaah calon haji akan dibagi menjadi 2 Hari, yakni tanggal 25 Juli hingga 26 Juli mendatang.

“Untuk pemberangkatan, kloter pertama yakni sejumlah 52 Calon Haji, akan di berangkatkan pada tanggal 25 Juli sore hari, kemudian akan disusul 355 jamaah calon haji yang akan berangkat pada tanggal 26 dini hari yakni pukul 01.00 WIB. Kemudian di susul 355 Jamaah Calon Haji pada tanggal 26 dini hari, pukul 03.00 WIB dan kemudian sisa nya yakni satu kelompok lagi yang akan di berangkatkan pada 26 Juli siang harinya, kisaran pukul 13.00 WIB.” jelasnya.

Selanjutnya, pihaknya juga menjelaskan adapun petugas pendamping yakni 20 petugas dari TPHD, TPHI, TKHD dan TKHI. (ps-ws/sua)