081128099990

WA Layanan

081393986612

WA Pengaduan

Kakanwil Kemenag Jateng Bina 200 ASN Kemenag Kebumen, Tekankan Layanan Berdampak dan Inovatif

Picture of Team Humas Jateng

Team Humas Jateng

Kebumen (Humas) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, melakukan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Kebumen yang diikuti sekitar 200 ASN, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan pembinaan ini dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kebumen Anif Solikhin, Kasubbag Tata Usaha, para Kepala Seksi dan Penyelenggara, Kepala KUA/Penghulu se-Kabupaten Kebumen, Pengawas Sekolah dan Madrasah, Kepala Madrasah se-Kabupaten Kebumen, Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum dan Humas, Kepala Urusan (KAUR), Penyuluh Agama, Guru MTsN 1 Kabupaten Kebumen, serta ASN setingkat lainnya.

Dalam laporannya di hadapan Kakanwil, Anif Solikhin menyampaikan bahwa Kabupaten Kebumen memiliki 117 madrasah negeri, yang terus menunjukkan perkembangan signifikan. Ia juga melaporkan bahwa 7 madrasah dan 6 KUA di Kabupaten Kebumen alhamdulillah memperoleh bantuan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Selain itu, Anif menyampaikan capaian membanggakan MAN 2 Kebumen yang berdasarkan data SIMT Puspresnas menempati posisi sebagai salah satu sekolah paling berprestasi di Indonesia.

“Kita selalu mempromosikan bahwa madrasah itu adalah plus. Tidak hanya memberikan pelajaran umum, tetapi juga plus pendidikan agama. Inilah keunggulan madrasah,” tegasnya.

Sementara itu, dalam arahannya, Kakanwil Kemenag Jawa Tengah Saiful Mujab menegaskan bahwa meskipun Kementerian Agama telah memasuki usia 80 tahun, Asta Protas masih menjadi acuan utama dalam pelaksanaan tugas dan fungsi ASN Kemenag hingga saat ini.

“Yang paling menonjol adalah layanan berdampak. Saya mendorong seluruh ASN untuk terus berinovasi agar layanan yang diberikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Saiful.

Ia kemudian menguraikan sejumlah bentuk layanan berdampak yang harus terus diperkuat. Pertama, penguatan kerukunan umat beragama sebagai fondasi dasar pembangunan bangsa. Menurutnya, kedewasaan masyarakat saat ini harus terus dijaga agar kerukunan dapat menginspirasi di mana pun berada.

Kedua, menumbuhkan cinta kemanusiaan, dengan bekerja sebagai investasi kebaikan. “Jadilah guru yang dirindukan oleh muridnya,” pesannya.

Ketiga, penguatan pendidikan madrasah yang unggul, disertai penciptaan zona hijau dan lingkungan belajar yang nyaman bagi guru dan peserta didik. Saiful menegaskan bahwa tahun 2026 merupakan tahun prestasi yang harus dioptimalkan oleh seluruh satuan kerja.

Selanjutnya, ia menekankan pentingnya sinergi layanan antara Bimas Islam dan Pendidikan Islam, penguatan pemberdayaan ekonomi umat melalui dorongan gerakan wakaf uang, serta penguatan lembaga-lembaga binaan Kementerian Agama yang telah terbukti berdaya di tengah masyarakat.

“Selain itu, Kementerian Agama juga terus mendorong inovasi digital agar layanan keagamaan semakin mudah, cepat, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.

Pembinaan ini diharapkan dapat semakin memperkuat komitmen ASN Kemenag Kabupaten Kebumen dalam menghadirkan layanan keagamaan yang profesional, inovatif, dan berdampak nyata bagi umat. (Hilman Najib)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Skip to content