MAN 1 Surakarta Gelar Lepas Sambut Kepala Madrasah

Surakarta – Memasuki hari terakhir di bulan Juli, Madrasah Aliah Negeri (MAN) 1 Surakarta melaksanakan kegiatan pisah sambut Kepala Madrasah, Senin (31/7). Kepala MAN 1 Surakarta Hariyadi Purwanto terhitung 1 Agustus 2017 telah memasuki masa purna bhakti.

Menurut Ketua Panitia, Ali Muhson, kegiatan hari Senin ini merupakan agenda yang terbilang istimewa, karena di akhir masa jabatannya berhasil menorehkan prestasi bagi MAN 1 Surakarta

“Jumlah siswa yang diterima di PTN terkemuka semakin bertambah, selain itu juga program revitalisasi, program keagamaan, dan yang paling fenomenal adalah kunjungan Menteri Agama di MAN 1 Surakarta,” kata Ali di sela-sela acara.

Berhubung belum ada Kepala Madrasah definitif, maka ditunjuk pelaksana tugas yaitu Slamet Budiyono, yang juga kepala MAN 2 Surakarta

Dalam kesan dan pesannya, Hariyadi Purwanto menyampaikan terima kasih atas kerjasama selama tujuh tahun memimpin MAN 1 Surakarta.

“Semoga pengalaman ini menjadikan bekal yang berharga untuk terjun di masyarakat. Kepada pelaksana tugas, saya persembahkan AKIK dalam memimpin, yaitu Aktif, Kreatif, Inovatif, dan Komunikatif,” kata Hariyadi.

Sementara itu Plt Kepala MAN 1 Surakarta, Slamet Budiyono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa menjadi pelaksana tugas di MAN 1 Surakarta, merupakan amanah yang berat namun mulia, karena mengingat Madrasah ini sarat dengan prestasi.

“Banyak tokoh-tokoh yang lahir dari MAN 1 Surakarta. Siapa yang tidak mengenal Habiburrahman el Shirazy dengan novelĀ  ayat-ayat cinta, pengamat politik Burhanuddin Muhtadi, Bupati Batang, dan masih banyak lainnya,” kata Budiyono.

Ditempat yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Muslim Umar, mengatakan bahwa pelaksana tugas seyogyanya segera mengadakan koordinasi dengan seluruh elemen MAN 1 Surakarta.

“Ada beberapa hal yang mesti diperhatikan. Pertama, bertanya pada yang tahu dalam mengambil kebijakan. Kedua, bentuklah team work yang solid untuk mencapai tujuan. Ketiga, memiliki komitmen bersama agar amanat berhasil dijalankan. Keempat, harus bisa membagi tugas, dan yang terakhir menjalin kerjasama antar bagian secara intensif,” papar Muslim. (ma1-abc/Wul)