PAIS Terjunkan Praktisi Pendidikan Monev USBN

Wonosobo – Dalam rangka memantau pelaksanaan Ujian Sekolah Bertaraf Nasional (USBN) Mata Pelajaran PAI TP 2017/2018, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo melalui Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS), secara masal menerjunkan beberapa Pegawai Kemenag untuk melakukan Monitoring dan evaluasi (Monev) secara langsung pelaksanaan USBN di beberapa lokasi. Pada Senin, (16/4) kemarin.

Terkait luasnya jangkauan wilayah kerja yang tidak memungkinkan untuk di sambangi satu persatu lantaran keterbatasan Tim Monitoring, Kemenag Wonosobo akhirnya memilih sedikitnya 10 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) dan membagi tim monitor untuk melakukan monitoring langsung di beberapa SMP N yang berada di beberapa kecamatan.

Adapun ke 10 sekolah tersebut yakni SMPN 1 dan SMPN 2 di Kecamatan Wonosobo yang di kunjungi langsung oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo M Thobiq, kemudian  SMPN 1 dan SMPN 2 di Kecamatan Kertek yang di monitoring oleh Cahyo Sukmana sebagai Kepala Sub. Bagian TU Kemenag Wonosobo. Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Imron Awaludin mengunjungi SMPN 1 dan SMPN 2 di Kecamatan Selomerto, Ibnu Sahil selaku Pengawas PAI pada SMA/SMK monev langsung di SMPN 1 dan SMPN 2 Kecamatan Mojotengah, dan selanjutnya pada SMPN 1 dan SMPN 2 di Kecamatan Leksono di monitori langsung oleh Masrokhan Iskhaq sebagai Pengawas PAI pada SMP.

Selanjutnya, saat ditemui disela melakukan monitoring, seksi PAIS Kemenag Wonosobo Imron Awaludin mengungkapkan, Monitoring sudah diupayakan semaksimal mungkin oleh Kemenag Kabupaten Wonosobo.

“ Kami sudah berupaya untuk melakukan Monitoring dan evaluasi pelaksanaan USBN SMP, namun terkait banyaknya jumlah SMP yang ada di Kabupaten Wonosobo, jadi dirasa tidak memungkinkan jika bisa terjamah semuanya. Namun kami sudah berupaya memberikan sample yakni 10 SMP yang sudah kami kunjungi dan kami juga menerima aduan dari pihak sekolah mana pun yang ada di Wonosobo yang mengalami kendala saat pelaksanaan USBN Mapel PAI,” ungkap Imron Awaludin.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kabupaten Wonosobo yang turut andil lakukan Monitor di SMP 1 dan 2 Wonosobo mengatakan, meskipun terkendala keterbatasan Tim Monitoring, pihaknya berharap pelaksanaan USBN PAI SMP bisa berjalan dengan lancar meski tidak dilaksanakan kunjungan secara menyeluruh.

“Sejauh ini Pelaksanaan USBN PAI terpantau lancar. Akan tetapi kami memang tidak bisa melakukan monitoring secara langsung. Tapi kami berharap meskipun tidak ada pemantauan dari pihak kemenag langsung, proses pelaksanaan USBN bisa berjalan dengan lancar dan bisa tercapai kompetensi lulusan  secara nasional pada mata pelajaran Pendidikan Islam, dan mampu meningkatkan mutu penilaian  Pendidikan  Agama  Islam   pada  satuan pendidikan dan nantinya kita bersama-sama evaluasi  kinerja satuan pendidikan berdasarkan hasil penilaian Pendidikan Agama Islam,” ungkapnya. (PS-WS/rf)