081128099990

WA Layanan

081393986612

WA Pengaduan

Seluruh OPD, Kemenag Jateng dan Pemkot Semarang Diminta Bergerak Cepat, MTQ Nasional XXXI Harus “Lain dari yang Lain”

Picture of Team Humas Jateng

Team Humas Jateng

Salatiga (Humas) – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, serta Pemerintah Kota Semarang berkumpul membahas rencana pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 yang akan digelar di Kota Semarang pada bulan September mendatang. Pertemuan strategis tersebut berlangsung di Grand Wahid Hotel Salatiga, Rabu (11/2/2026).

Asisten I Sekda Provinsi Jawa Tengah Iwanuddin Iskandar menegaskan bahwa rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi sekaligus menentukan penugasan masing-masing dinas yang terlibat dalam perhelatan akbar tingkat nasional tersebut.

“Pertemuan ini sangat penting karena menentukan pandangan dan penugasan masing-masing dinas yang berkaitan. Dinas-dinas saya kira sudah punya planning masing-masing. Saya tunggu maksimal laporannya minggu depan,” tegas Iwanuddin.

Ia mengingatkan agar seluruh perangkat daerah memastikan kesiapan teknis maupun nonteknis sehingga pelaksanaan MTQ Nasional berjalan lancar tanpa menyulitkan masyarakat. “Jangan sampai masyarakat kesusahan. Kita harus pastikan semuanya tertata dengan baik,” pesannya.

Dalam arahannya, Iwanuddin juga meminta agar promosi dan publikasi dilakukan secara masif. Billboard di Kota Semarang akan disetting di seluruh titik strategis sebagai bagian dari upaya menyemarakkan MTQ Nasional XXXI. Selain itu, Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) diminta segera menerbitkan surat perintah bagi Liaison Officer (LO) yang akan mendampingi masing-masing kafilah provinsi.

“Tugas Kesra dan LPTQ agar segera meminta contact person masing-masing provinsi untuk nantinya dihubungi oleh LO,” ujarnya.

Terkait kesiapan sarana prasarana, ia meminta agar venue yang dinilai kurang representatif segera dilaporkan untuk ditindaklanjuti. Penataan timeline kegiatan pun harus diperjelas dan dirinci secara matang agar seluruh tahapan berjalan sesuai target.

Sementara itu, Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf (Penaiszawa) Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah yang juga Sekretaris Umum LPTQ Provinsi Jawa Tengah, Imam Buchori, menyampaikan bahwa hasil Sayembara Logo dan Maskot MTQ Nasional XXXI telah ditetapkan pada 10 Februari 2026.

“Logo dan maskot sudah terpilih. Selanjutnya akan kami koordinasikan dengan Kementerian Agama RI dan LPTQ Pusat terkait tema MTQ Nasional ini sebelum kita launching bersama logo dan maskot MTQ Nasional XXXI Tahun 2026,” jelas Imam.

Iwanuddin juga menekankan pentingnya dukungan lintas sektor, baik internal maupun eksternal. Dari sisi internal, OPD Provinsi Jawa Tengah diminta segera menata kesiapan masing-masing. Sedangkan dari eksternal, dukungan penuh dari Pemerintah Kota Semarang hingga jajaran kecamatan dan kelurahan sangat dibutuhkan.

“Kelurahan harus tahu bahwa akan ada MTQ Nasional. Kita butuh kepastian dukungan masyarakat. Acara MTQ Nasional ini harus lain dari yang lain,” pungkasnya.

Dengan sinergi antara Pemprov Jateng, Kemenag, LPTQ dan Pemkot Semarang, diharapkan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang tidak hanya sukses sebagai ajang kompetisi Al-Qur’an tingkat nasional, tetapi juga memberikan kesan mendalam bagi seluruh peserta dan masyarakat. (Hilman Najib)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Skip to content