Simbol Persatuan dan Cinta dalam Nasi Goreng

Banjarnegara – Dalam pelaksanaan lomba Hari Amal Bhakti, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara berusaha menghadirkan lomba yang berbeda dan unik di bandingkan dengan lomba-lomba sebelumnya. Tahun ini ada lomba nasi goreng yang diikuti peserta bapak-bapak pejabat, Selasa (18/12).

Lomba diikuti Kepala Kantor, Para Kepala Seksi, Kepala KUA Kecamatan dan satker sejumlah 34 peserta.

Kakankemenag, H. Masdiro berharap walau unik tapi ada manfaatnya. “Dimungkinkan jika bapak-bapak mau lomba, malamnya pasti bertanya kepada istinya, bagaimana cara menggoreng nasi, bumbunya apa, dan takaran dan porsinya seperti apa,” ungkapnya.

“Di sini akan perasaan menghargai seorang istri akan terbangun, yakni perasaan cinta dan kasih. Yang biasanya urusan dapur diserahkan pada istri, atau sebagai pejabat tinggal beli, sekarang harus berusaha membuat sendiri dan di cicipi oleh istrinya,” kata Kakankemenag sembari tersenyum.

Pada saat lomba, para pejabat juga saling bercanda yang mungkin jarang terlihat saat berkumpul. Tawa dan saling gojekan-pun elak terjadi. Disini terbangun persatuan sebagai sebuah keluarga Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara.

Walaupun sebagai Kepala, Masdiro juga turut serta lomba. Canggung ada, kaku dalam ngulek bumbu, memotong sayuran, dan mengorek nasi dalam wajan menjadi pemandangan yang sulit di ungkapkan. Giliran Ibu-ibu yang penonton dan juri.

Dan hasilnya pun didapakan Juara 1 diraih Seksi PHU, Juara 2 dari MTsN 2 Banjarnegara, Juara 3 dari Kua Banjarnegara. Sedangkan Juara Harapan 1 dan 2 didapatkan oleh MAN 2 Banjarnegara, dan Kepala Kankankemenag.(Nangim/Sua)