Semarang (Humas) – Kemenag Jateng bersinergi dengan berbagai stakeholder untuk meningkatkan penyelanggaraan Haji, terkhusus pengelenggaraan Haji tahun 2026. Hadir di Kanwil Kemenag Prov. Jateng Komisi VIII DPR RI dan berbagai stakeholders lainnya seperti Pemprov Jateng dan BPH untuk bersama membahas kesiapan penyelanggaran Haji tahun 2026 pada Kamis (18/9/2025).
Dalam moment tersebut Kakanwil Saiful memaparkan kesiapan penyelenggaraan Haji Tahun 2026 dan potensi transisi dilayanan haji terkait dengan aset dan sdm.
“Untuk Tahun 2026 Provinisi Jawa Tengah akan mendapatkan kuota sebanyak 28.524 jamaah, dan terdapat 707 jamaah lansia. Untuk usia termuda 18 tahun dan usia tertua sampai 90 tahun,” ujarnya.
Saiful menyatakan berbagai data calon jamaah juga sudah dikumpulkan mulai dari latar belakang pendidikan dan juga pekerjaan. Untuk data verifikasi sendiri menurutnya juga sudah hampir terpenuhi.
“Alhamdulillah untuk Jawa Tengah terkait data verifikasi sudah 80 tersertifikat dan 50% masalah pasport sudah selesai teratasi,” jelasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Bina Haji Dirjen PHU Kementerian Agama Musta’in Ahmad menyampaikan pesan apresiasi dari untuk Penyelenggaraan Haji Jawa Tengah pada tahun 2025.
“Pesan Pak Dirjen sampaikan bahwa Jawa Tengah dalam evalusai tingkat pusat prestasinya dinilai bagus termasuk penyelenggaraan haji tahun kemarin mendapatkan penghargaan, Ini mengindikasikan dua hal yang pertama SDM Jawa Tengah Bagus dan kepimpinan Pak Saiful Mujab dalam berkomunikasi kepada semua stakeholders berjalan dengan baik,” ujarnya.
bww







