Semarang (Humas) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, menerima audiensi dari tim Radio Elshinta Semarang di ruang kerjanya. Selain mempererat sinergi antara instansi pemerintah dan media, pertemuan ini menjadi panggung diskusi strategis mengenai kesiapan Jawa Tengah menyambut bulan suci Ramadan.
Dalam diskusi tersebut, Saiful Mujab menekankan bahwa fenomena perayaan hari besar keagamaan yang seringkali berdekatan di Indonesia adalah ujian sekaligus bukti kematangan sosial. Ia menilai, antusiasme masyarakat dalam menyambut Ramadan, yang beriringan dengan persiapan hari besar umat lain, merupakan cerminan nyata dari kedewasaan berbangsa.
“Indonesia adalah masyarakat yang beragama, dan negara menjamin perlindungan bagi seluruh agama yang ada. Saat umat Islam bersiap menyambut bulan suci, umat lain juga bersiap dengan hari besarnya. Inilah indahnya kedewasaan masyarakat kita,” ujar Saiful Mujab.

Menanggapi pertanyaan Radio Elshinta terkait kesiapan teknis, Kanwil Kemenag Jateng menyatakan telah menyusun langkah-langkah konkret agar suasana ibadah tetap khusyuk, tertib, dan toleran.
”Kami juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan kelancaran aktivitas keagamaan di seluruh wilayah Jawa Tengah. Salah satunya program Tarawih Safari Ramadan dengan mengagendakan kunjungan ke berbagai daerah sebagai sarana silaturahmi langsung dengan umat,” terangnya.
Saiful Mujab juga menyampaikan bahwa Kanwil Kemenag Prov. Jateng juga memberikan edukasi kepada masyarakat dengan memberikan imbauan dan panduan agar pelaksanaan ibadah Ramadan berjalan sesuai koridor, tanpa mengganggu harmoni antarumat beragama.
Kakanwil menegaskan bahwa seluruh jajaran Kemenag di tingkat kabupaten/kota telah diinstruksikan untuk proaktif dalam mengawal momentum ini. “Semua lini memiliki program. Kami fokus pada edukasi keagamaan dan sinergi dengan pemda agar masyarakat bisa beribadah dengan tenang,” pungkasnya.
Kepala Biro Elshinta Semarang Yuniar Kustanto, mengungkapkan kekaguman atas berbagai upaya yang dilakukan Kanwil Kemenag Jateng dalam memelihara suasana kondusif dalam menyambut kehadiran Bulan Ramadan.
“Menarik sekali melihat bagaimana Kanwil Kemenag Jateng memposisikan Ramadan bukan hanya sebagai ritual ibadah, tapi juga momentum penguatan sosial,” ucap Yuniar Kustanto.
Audiensi juga diikuti Sekretaris Redaksi Giska Maulidza, tim redaksi Annisa Madina dan Akbar Bagus P., didampingi Ketua Tim Kerja Bimtek dan Supervisi Penyuluh Agama Islam Bidang Penaiszawa, Achmad Syalabi.(S)






