081128099990

WA Layanan

081393986612

WA Pengaduan

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Bidang Penmad Kanwil Kemenag Jateng Susun Instrumen Kontrak Prestasi Kepala Madrasah

Picture of Team Humas Jateng

Team Humas Jateng

Semarang (Humas) – Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah menggelar Forum Group Discussion (FGD) penyusunan instrumen Kontrak Prestasi Kepala Madrasah se-Jawa Tengah. Kegiatan yang dilaksanakan di ruang rapat pimpinan guna memastikan partisipasi luas dari seluruh pemangku kepentingan pendidikan madrasah di Jawa Tengah, Senin (19/1/2025)

​Kontrak Prestasi Kinerja merupakan langkah strategis Kanwil Kemenag Jateng dalam memacu transformasi kualitas pendidikan. Instrumen ini dirancang bukan sekadar sebagai beban administratif, melainkan sebagai panduan bagi Kepala Madrasah untuk meningkatkan prestasi satuan pendidikan yang dipimpinnya secara terukur.

​Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Amin Handoyo memimpin langsung FGD ini dan menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen besar untuk mewujudkan semboyan “Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia.”

“Melalui kontrak ini, setiap Kepala Madrasah memiliki target kinerja yang jelas dalam pengembangan akademik, inovasi pembelajaran, hingga tata kelola lembaga,” ujarnya.

​Penyusunan instrumen ini dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai pihak utama, yakni: Ketua Tim Kerja Bidang Pendidikan Madrasah yang memberikan arahan kebijakan dan sinkronisasi program kerja wilayah.

Serta beberapa Kepala Madrasah (MI, MTs, dan MA) yang memberikan masukan dari perspektif praktisi lapangan agar instrumen yang dihasilkan bersifat implementatif dan relevan dengan kondisi madrasah saat ini.

​”Kontrak Prestasi ini akan membantu Kepala Madrasah dalam memetakan potensi dan tantangan di lingkungan masing-masing. Fokus utamanya adalah peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah,” tutur Amin Handoyo.

​Dengan adanya instrumen yang baku dan terukur, diharapkan muncul standarisasi keunggulan di seluruh madrasah se-Jawa Tengah. Output dari FGD ini nantinya akan menjadi acuan bagi Kepala Madrasah dalam menandatangani komitmen kinerja yang berorientasi pada prestasi siswa, kompetensi guru, dan daya saing internasional.

​Kegiatan FGD berjalan dengan interaktif, di mana peserta daring dan luring memberikan poin-poin kritis terkait indikator keberhasilan yang akan dituangkan dalam draf kontrak prestasi tersebut.(S)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Skip to content