Transaksi Online Biaya Nikah Mudahkan Calon Pengantin

Grobogan – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Grobogan bekerja sama dengan Bank Republik Indonesia (BRI) cabang Purwodadi mengadakan sosialisasi transaksi non tunai biaya pernikahan, dengan mengundang 19 Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Grobogan, di Aula Kantor, Selasa (28/11).

Kepala Kantor Kemenag Grobogan Hambali menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada  pimpinan BRI yang telah memberikan sosialisasi transaksi non tunai dan menjadi mitra Kementerian Agama dalam upaya agar kinerja Kementerian Agama dari waktu ke waktu semakin baik.

Selain itu  kegiatan sosialisasi juga di maksudkan untuk  program Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT) yang saat ini sedang di galakkan pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah, dan menjadi program presiden jokowi, bahwa pelayanan transaksi ditahun 2018 diwajibkan menggunakan transaksi secara online atau non tunai.

“Mulai 1 Januari semua transaksi harus sudah kita laksanakan secara non tunai, selain mempercepat dan mempermudah proses yang tidak kalah penting, dengan transaksi non tunai sekaligus membentegi untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak di inginkan,” tutur Hambali.

Sementara Pimpinan Cabang BRI Purwodadi Agung Nugraha mengucapkan terima kasih telah memberikan kepercayaan Kemenag kepada BRI. Pelayanan transaksi gaji maupun yang lain seperti halnya biaya pernikahan pada KUA akan menggunakan pembayaran transaksi non tunai yang dilimpahkan ke BRI, sehingga diharapkan akan memudahkan masyarakat dalam pembayaran pernikahan.

Masyarakat tidak perlu membawa uang tunai ketika hendak menikah. Oleh karenanya, dengan kartu ATM itu semakin memudahkan masyarakat Grobogan untuk pendaftaran menikah.

"Tidak perlu bolak-balik ke Bank untuk membayar pernikahan, tetapi langsung ke KUA dan bisa dilayani pembayaran pernikahan, sehingga ke depan masyarakat bisa membudayakan penggunaan uang non tunai,” terang Agung.

Dengan transaksi non tunai, masyarakat atau siapapun juga akan merasakan kemudahan, kenyamanan dan keamanan, karena tidak perlu kemana-mana membawa uang secara tunai.

"Transaksi non tunai akan menghindarkan pengguna dari copet atau kejahatan, karena dompet kita tidak tebal dan hanya berisi kartu saja, bukan uang sehingga ketika transaksi cukup menggunakan kartu saja,” pungkasnya.(bd/gt)