Kemenag Banyumas Dapat Bantuan Rehabilitasi 2,2 M

Purwokerto-Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Banyumas, Provinsi Jawa Tengah tahun ini menerima bantuan rehabilitasi sebesar Rp. 2. 250.000.000,-.

Bantuan yang merupakan kerjasama antara DPR RI dan Kementerian Agama RI tersebut diserahkan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka kepada Kepala Kankemenag Banyumas Akhsin Aedi saat kunjungan kerja bersama rombongan anggota komisi lannya ke Kabupaten Banyumas.

Hadir menyasikan serah terima bantuan secara simbolis, Bupati dan Wakil Bupati Banyumas, pimpinan ormas keagamaan dan Forkopimda Pemkab Banyumas.

Selain bantuan rehabilitasi kantor, Kepala Kankemenag Banyumas juga menerima bantuan kitab suci Al Quran dan korma dari Kemenag RI yang diserahkan melalui pimpinan Komisi VIII DPR RI.

“Alhamdulillah, terima kasih atas bantuan rehabilitasi ini. Bantuan ini akan kami manfaatkan untuk melakukan rehabilitasi bangunan lama kantor yang memang sudah sangat membutuhkan rehabilitasi,” ujar Kankemenag Banyumas, Akhsin Aedi, Sabtu (10/04).

“Bangunan yang harus segera dilakukan rehabilitasi tersebut merupakan bangunan yang dibangun pada tahun 1980. Bila hujan turun hampir seluruh lantai digenangi air rembesan baik dari atap dan plafon yang bocor hingga dinding-dinding yang sudah rusak,” sambungnya.

Ia menambahkan bangunan yang masuk dalam kategori rusak berat dan perlu direhab diantaranya ruang bagian umum, ruang bagian keuangan, ruangan Kasubbag TU dan ruangan Kepala Kantor.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka dalam sambutannya mengatakan kunjungan kerja reses persidangan IV ke Kabupaten Banyumas dalam rangka melaksanakan tugas dan fungai anggaran yang bekerjasama dengan Kementerian Agama.

“Khususnya terkait perkembangan pendidikan tinggi kegamaan, layanan keagamaan, pengumpulan zakat sekaligus menyerap aspirasi di bidang kerja lainnya,” ujar Diah Pitaloka.

Kunjungan komisi VIII ke Banyumas dalam masa reses kali ini selain memberikan bantuan untuk kantor Kemenag juga memberikan bantuan vaksin serta masker sejumlah 2.000 serta bantuan modal bagi UMKM sebesar Rp. 15 M , mobil tangki dan lain lain. (tum/rf)