Ujian Praktik Mapel Quran Hadits, Siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara Unjuk Kelancaran Baca Qur’an dan Pemahaman Tajwid

Banjarnegara – Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2021/2022 berdasar SK Dirjen Pendis Nomor 455 Tahun 2022 menerangkan bahwa bentuk Ujian Madrasah pada jenjang MTs dapat berupa portofolio, penugasan, praktik, tes tertulis dan/atau bentuk lain yang ditetapkan oleh satuan pendidikan.

Bentuk-bentuk ujian tersebut dapat dipilih salah satu atau gabungan beberapa bentuk. MTs Negeri 1 Banjarnegara memilih menggabungkan 2 bentuk ujian yaitu praktik dan tes tertulis. Dan salah satu mata pelajaran yang menyelenggarakan ujian praktik adalah Qur’an Hadits.

Ujian praktik mapel Qur’an Hadits dilaksanakan selama 4 hari dan dimulai sejak hari Senin (21/2). Bertempat di masjid Darul Ulum MTs Negeri 1 Banjarnegara, ujian praktik menjadwalkan peserta ujian sebanyak 2 kelas tiap harinya. Siti Soliha dan Umi Mahmudah selaku penguji praktik mapel Qur’an Hadits bersinergi memberikan penilaian untuk 2 indikator penilaian yaitu kelancaran membaca Qur’an dan pemahaman tajwid.

Menurut Siti Soliha, guru Qur’an Hadits kelas 9 paling senior ini menyampaikan bahwa ujian praktik ini akan benar-benar mengukur kemampuan siswa dalam kelancaran membaca Qur’an dan pemahaman tajwid.

“Pemahaman siswa dalam ilmu tajwid itu sangat penting sebagai bekal membaca Qur’an dengan benar, juga bekal mereka beribadah setiap hari. Itulah kenapa, pemahaman tajwid menjadi salah satu materi ujian praktik,” ungkapnya di waktu istirahat.

Sementara Umi Mahmudah menambahkan bahwa kelancaran siswa dalam membaca Qur’an juga menjadi materi ujian praktik yang tak kalah penting.

“Lancar membaca Qur’an tidak harus dengan bisa membaca cepat melainkan membaca dengan baik dan benar. Lewat ujian praktik ini, kemampuan membaca Qur’an seluruh siswa kelas IX akan dapat terlacak,” tuturnya.

Yuniati selaku wakil kepala urusan kurikulum menyampaikan harapannya agar ujian praktik dan rangkaian ujian madrasah MTs Negeri 1 Banjarnegara dapat berjalan dengan lancar.

“Pelaksanaan ujian praktik ini sudah diatur sedemikian rupa, agar dapat diikuti oleh 253 siswa kelas IX dengan baik. Semoga anak-anak pun bersemangat dan dapat melaksanakan ujian dengan seluruh kemampuan mereka,” pungkasnya. (lin/ak/rf)