Komitmen KKG PAI Meningkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan PAI di Brebes

Brebes – KKG PAI SD Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes, Rabu, 09/03/2022 menyelenggarakan Rakor yang bertujuan untuk  meningkatakan profesionalitas dan mutu Pendidikan Mapel PAI bagi  sekolah-sekolah SD se-kecamatan Larangan.

Rakor yang diikuti oleh peserta 40 orang yang merupakan para guru PAI Di kecamatan larangan dilaksanakan di Gedung PKB (Pusat kegiatan belajar)  Desa Larangan dengan menerapkan protokol kesehatan sehingga tidak menjadi media penularan dan penyebaran covid-19  varian omickron.

H. Syauqi Wijaya mewakili Kepala Kantor  Kementerian Agama Kabupaten Brebes memberikan arahan agar rakor ini dapat menghasilkan pemecahan masalah atas permasalahan yang ada  saat sekarang dan yang mungkin muncul di lain kesempatan di dalam proses pendidikan dan pengajaran PAI yang dirasakan oleh para guru PAI di Kecamatan Larangan.  

Selain itu para guru dituntut untuk bisa menyingkapi pemberlakukan kurikulum prototype menteri Nadim Makarim  dan guru sebagai Aparatur Sipil Negara harus dapat mengimplementasikan nilai utama Ber-AKHLAK yang sudah ditetapkan oleh Presiden RI masa bakti 2019-2024 (Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif). Berkolaborasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarat serta adaptif dengan kearifan lokal yang tidak bertentangan dengan nilai-nilai  keislaman.

“Perihal dengan Sertifikasi atau Tunjangan Profesi Guru, kami dari Kemenag Brebes selalu mengawal dan jangan lupa agar setiap guru  PAI khususnya yang ada dikecamatan Larangan untuk mengisi pendataan secara online sebagai sarana validasi dan keakuratan data,  para guru yang hadir pentingnya mengefektifkan pendataan guru PAI melelui apalikasi online EMIS PAI dan SIAGA serta  memperkuat  KKG PAI sebagaimana tujuan keberadaannya sebagai forum belajar bersama dengan lebih memfokuskan pada Pengembangan Keprofesian Guru PAI, melalui  kegiatan peningkatan kompetensi guru guna memajukan mutu dan pemerataan  kualitas pendidikan PAI khususnya di Kabupaten Brebes,” ungkap H. Syauqi.

“Berkaitan dengan kegiatan Mapsi, seperti pesan H. Fajarin  Kepala Kantor Kemenag Brebes kepada guru-guru yang di tunjuk menjadi pembimbing calon peserta agar benar-benar membina dan mempersiapkan diri jauh-jauh hari, jangan sampai mendekati hari H-nya baru dimulai pelatihannya sehingga kurang mendapatkan hasil maksimal, dan pilihlah calon peserta yang sudah diseleksi sebelumnya jangan asal ambil, dengan harapan kita dapat berbicara baik ditingkat lokal maupun nasional,” ungkapnya pria yang sudah malang melintang di dunia pendidikan.

Sementara itu ketua KKG. PAI Kec. Larangan  Linda  Musyarofah menjelaskan bahwa guru-guru PAI harus bersiap dengan strategi pembelajaran PAI yang diberikan kepada para siswa dengan menekankan pada aspek pemahaman siswa, setelah paham siswa diberikan contoh dan yang tak kalah pentingnya adalah pembiasaan  dalam kegiatan sehari-hari, dengan harapan  hal tersebut akan menumbuhkan karakter  siswa  yang berakhlakul karimah.(Hid/Sua).