Monitoring Syiar Ramadhan di TOP FM Bumiayu

Brebes- Penyuluh agama Islam mempunyai fungsi yang sangat dominan dalam melaksanakan kegiatannya baik sebagai fungsi informatif dan edukatif yaitu memposisikan sebagai da’i yang berkewajiban menda’wahkan Islam, menyampaikan penerangan agama dan mendidik masyarakat dengan sebaik-baiknya sesuai ajaran agama.

Untuk suksesnya dakwah Islam tersebut, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes selama bulan suci ramadhan tahun 1443 H/ 2022 M, dengan menerjunkan seluruh penyuluh fungsional agama Islam (PAIF) melakukan siaran siraman rohani ramadhan bekerjasama  dengan Radio TOP FM Bumiayu Kabupaten Brebes.

Acara Siraman Rohani Ramadhan tahun ini berdurasi 10-20 menit dilakukan selama sebulan yaitu 29 kali yang disiarkan menjelang Azan Maghrib selama bulan ramadhan, dengan tema / materi yang sudah di susun secara urut dari seksi Bimas Islam Kankemenag Brebes.

Terkait hal tersebut, Kepala  Kantor kmenterian agama kabupaten Brebes H. Fajarin  didampingi H. Misbahuddin Selaku kepala KUA Kec. Paguyangan melaksnakan monitoring langsung ke Radio TOP FM Brebes, Kamis, (07/04/2022) untuk menyaksikan siaran langsung siraman rohani yang disiarakanoleh TOP FM tersebut

Dalam keempatan tersebut kepala kantor kemenag Brebes ditemuai oleh manajer Radio Top FM Brebes ahmad Syaiku yang dikenal dengan nama Mas Bayu, Beliau menyampaikan bahwa. “Penyuluh agama Islam menduduki tempat strategis sebagai garda depan dalam membangun umat rahmatan lil’alamin. Untuk itu semangat untuk tetap all out dalam melaksanakan tugas dan meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan masyarakat khususnya Brebes selatan apalagi di momen Ramadhan seperti sekarang ini. “ ungkapnya.

Pengecekan Jadwal Syiar Ramadhan di TOP FM Bumiayu

“Ramadhan hendaknya dijadikan momentum pembentukan karakter spiritual menuju masyarakat yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan dakwah Islam terutama siaran rohani lewat radio dan pada umat di wilayah Brebes selatan yang sebagian besar wilayanhya ada dipegunungan dan perbukitan.” tambahanya

Adapun materi meliputi masalah Fqih puasa, keutamaan  puasa ramadhan, malam nuzulul Qur’an dan lailatul qodar, menejemen masjid dan serbaserbi Zakat Infak dan Shadaqah.

“Para penyuluh agama Islam kami harapkan dapat menggugah masyarakat agar senantiasa mempelajari dan mengamalkan ajaran agama Islam dengan menyampaikan dakwah yang menyejukkan umat.” Pungkasnya. Para penyuluh agama hendaknya dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat soal perbedaan atau khilafiyah dalam beribadah sehingga tidak menimbulkan kebingungan di tengah-tengah masyarakat baik yang mengikuti ormas NU maupun Muhammadiyah.(Hid/Sua)