Siswa Diajak Disiplin Membaca Alquran

Semarang, Kamis (14/4/2022) H.M. Faojin Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang membeeikan tausiyah kepada warga SD Islam Nurul Qomar dalam acara Pesantren Ramadan yang digelar sekokah di aula setempat.

Kegiatan diikuti secara daring oleh siswa kelas 4 dan 5, sedangkan siswa lainnya mengikuti secara luring.

Dalam tausiyahnya, H.M. Faojin memberikan tips bagaimana menjaga kebugaran tubuh pada saat menjalankan ibadah puasa. Selain itu ia juga mengajak kepada peserta kegiatab untuk meningkatkabntadarus Alquran selama bulan Ramadan.

“Seperti amal ibadah lainya dalam bulan Ramadan, membaca Alquran sangat di anjurkan sesuai sabda Nabi Muhammad SAW. Ketahuilah, bahwa Alquran pertama kali di turunkan adalah pada bulan Ramadhan,” tutur Faojin.

“Tentunya tak heran jika Rasulullah SAW sering membaca Alquran pada bulan ini, karena Allah Ta’ala berfirman dalam surah Al Baqarah ayat 185, yang artinya bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil),” terangnya.

“Di dalam hadis mengatakan bahwa siapa saja yang membaca satu huruf Alquran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan, sungguh kebaikan itu akan datang dengan sendirinya,” imbuhnya.

Oleh karenanya ia mengajak kepada siswa-siswi untuk membaca Alquran utamanya di bulan Ramadan.

“Membaca Alquran tentu dengan tajwid yang baik dan ditadabburi, dipahami, dan diamalkan isinya dalam kehidupan sehari-hari. Insya Allah dengan melakukan hal ini maka kita akan menjadi insan yang berkah,” ujarnya.

Ia juga mengombau agar anak-anak membuat target penghataman Alquran selama Ramadan.

H.M. Faojin menyampaikan bahwa perintah membaca Alquran bukanlah hanya di bulan Ramadan, tetapi dibaca untuk setiap hari, serta menjadi pedoman hidup seorang muslim.

Lebih lanjut H.M. Faojin menuturkan 5 keutamaan Alquran jika dibaca di bulan Ramadan, yaitu mendapatkan pahala yang berlipat ganda, lebih banyak surah yang dihafal, lebih mengetahui apa saja yang terdapat dalam kandungan Alquran, membuat hati tenang, dan membangun pikiran positif.

Dalam kesempatan ini pula, Faojin juga mengajak peserta didik untuk meningkatkan kualitas shalat.(Faojin/NBA/bd)