Hari Pertama Pembelajaran Tatap Muka, Yuniyati Harapkan Pembelajaran Maksimal

Banjarnegara – Pasca lebaran siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara tidak langsung mengikuti pembelajaran tatap muka. Sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Agama Republik Indonesia, 3 hari pertama pasca libur lebaran dilaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk mengurangi kemacetan arus balik. Hari ini,  Kamis (12/5) seluruh siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka di madrasah.

Yuniyati, wakil kepala urusan kurikulum mengatakan pembelajaran tatap muka ini harus dijalankan mengingat siswa harus persiapan mengikuti Penilaian Akhir Tahun (PAT) dua minggu mendatang. Guru diminta untuk memaksimalkan waktu pertemuan tatap muka ini dalam menyampaikan materi. Materi semester genap ini diusahakan untuk tersampaikan semua kepada siswa karena materi tersebut merupakan bekal utama siswa menghadapi PAT.

“Waktu yang singkat ini diharapkan dewan guru bisa menyampaikan materi sampai tuntas. Sebentar lagi siswa akan menghadapi PAT dan materi diambil dari buku yang digunakan guru dalam menyampaikan materi.” ujar Yuniyati.

Pembelajaran tatap muka kali ini dimulai pada jam ke-5. Jam pertama sampai jam ke-4 digunakan untuk halal bihalal siswa, guru, dan karyawan MTs Negeri 1 Banjarnegara. Meskipun dilaksanakan mulai jam ke-5 pembelajaran berlangsung dengan khidmat. Setelah acara halal hi halal selesai siswa diarahkan menuju kelas masing-masing.

Madina, siswa kelas 7G mengatakan lebih senang belajar tatap muka dibanding pembelajaran daring. Menurutnya pembelajaran daring kurang memahamkan karena tidak bertemu langsung dengan guru.

“Kalau belajar tatap muka kan enak bisa mendengarkan langsung penjelasan guru. Kalaupun kita belum paham bisa bertanya langsung. Belajar tatap muka juga menyenangkan bisa bertemu dengan kawan-kawan, berbeda dengan belajar daring di rumah sendirian tidak ada yang bisa diajak diskusi.” tutur Madina.

Dengan mulai berjalannya pembelajaran tatap muka ini semoga guru bisa secara maksimal berinteraksi dengan siswa. Berinteraksi ini tidak hanya belajar mengajar di kelas saja melainkan bisa mengajarkan ilmu lain seperti akhlak, adab, dan lain sebagainya. (Rin/ak/rf)