Pelaksanaan ANBK 2022 MTs Negeri 1 Brebes Berjalan Lancar

Brebes-Kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yaitu kegiatan atau program yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) untuk menggantikan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Soal-soal yang dikerjakan dalam ANBK merupakan soal Literasi dan Numerasi, selain itu juga terdapat survei untuk melihat sejauh mana perkembangan pendidikan di Indonesia.

ANBK dilaksanakan oleh seluruh Sekolah atau Madrasah di Indonesia, namun ANBK hanya mengambil sampling yaitu sebanyak 50 peserta didik, 45 sampling dan 5 cadangan, pada masing-masing Instansi Pendidikan yang mana peserta didik yang dipilih adalah kelas 8 dan dipilih secara acak oleh sistem.

Berdasarkan informasi, program ANBK mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan berupa input, proses, dan hasil. Karena pendidikan di Indonesia sedang berupaya untuk terus meningkatkan kualitasnya hingga bisa setara dengan kualitas pendidikan negara maju.

ANBK dilaksanakan selama 2 hari pada masing-masing gelombang, untuk peserta gelombang 1 dilaksanakan pada 19-20/09/2022, dan untuk peserta gelombang 2 dilaksanakan pada 21-22/09/2022. Pada MTsN 1 Brebes sendiri, jadwal yang sudah ditentukan adalah gelombang 1, yaitu 19-20/09/2022, namun MTsN 1 Brebes hanya melaksanakan 1 sesi setiap hari nya, karena menggunakan 3 ruang.

MTsN 1 Brebes melaksanakan ANBK secara mandiri di lingkungan MTsN 1 Brebes tepatnya pada Laboratorium Komputer MTsN 1 Brebes yang saat ini berjumlah 3 ruang, Masing-masing ruang memiliki 1 proktor yang mencakup 15 klien yang siap digunakan untuk peserta didik, sehingga jika dijumlahkan secara keseluruhan maka MTsN 1 Brebes melaksanakan ANBK pada 3 ruang yang diisi oleh 3 Proktor dan 45 peserta didik.

Pelaksanaan ANBK pada MTsN 1 Brebes berjalan cukup baik, hanya ada beberapa kendala teknis seperti munculnya error pada beberapa akun peserta didik, error tersebut bukan dikarenakan masalah teknis internal MTsN 1 Brebes, namun pemasalahan ada pada server pusat, sehingga hanya bisa ditangai oleh teknisi pusat, namun seiring berjalanya waktu masalah tersebut bisa ditangani dengan cukup baik oleh Admin Kabupaten hingga Admin Pusat.(wwn/Hid/Sua)