Pelantikan Pengurus Baru, Fatayat NU Kota Pekalongan.

Kepengurusan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama Kota Pekalongan, masa Khidmat 2022 – 2027, resmi dilantik. Bertempat di Gedung Aswaja.Jalan Sriwijaya No 2 Bendan Kecamatan Pekalongan Barat. Minggu, 18 September 2022.

Fathayat NU Kota Pekalongan akan terus berkomitmen dalam pengabdian hal-hal kemanusiaan terutama pada masalah kemandirian dan kemajuan perempuan era kini.

Ketua PW NU Jawa Tengah, Hj.Tazkiyatul Mutmainah, M.Kes meminta pengurus Fatayat yang baru dilantik dapat membawa organisasinya lebih maju, kehadirannya dapat dirasakan masyarakat, selain itu pengurus harus lebih sulit menghadapi tantangan-tantangan ke depan yang akan jauh lebih susah.

Dirinya juga berapa daya dapat mengatasi masalah-masalah yang ada di masyarakat.

“Yang pasti saya menaruh harapan besar untuk pengurus Fatayat NU Kota Pekalongan yang baru ini bisa membawa pakaian NU Kota Pekalongan lebih maju lagi, kemudian bisa dirasakan kehadiran dan manfaatnya oleh masyarakat,” harapnya.

“Jadi nanti pengurus harus solid agar bisa menghadapi tantangan-tantangan yang pasti akan lebih susah dibanding kepengurusan yang kemarin.” lanjutnya.

Saya yakin dengan melihat Breakdown kemudian semangat teman-teman fatayat NU yang baru ini saya yakin bisa mengatasi masalah-masalah yang ada di depan mata.

Sementara itu Ketua PC NU Kota Pekalongan Hj. Faizah, S.Pd menyampaikan bahwa dirinya sudah mempersiapkan program kerja Fatayat NU Kota Pekalongan masa hikmad 2022-2027, salah satunya adalah mengaktifkan kembali lembaga-lembaga yang ada di Fatayat NU serta melakukan kerjasama dengan pemerintah dalam mengatasi permasalahan yang ada di kota Pekalongan

“Walaupun ini pelantikan kami sudah punya rancangan program kerja ke depan yang pertama mengaktifkan forum atau lembaga-lembaga yang kemarin memang sudah ada untuk bisa diaktifkan kembali contoh misalkan lembaga LKP3A. Kami sampaikan rencana ini kepada pemerintah kota Pekalongan untuk bisa bersinergi dengan fatayat NU Kota Pekalongan,” ujarnya.

“LKP3A itu adalah lembaga untuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak jadi kita konsen ke perempuan seperti tadi yang disampiakn oleh pimpinan wilayah Fatayat NU bahwa ranah kita adalah perempuan.” pungkasnya. (Tim/Ant/bd).