081128099990

WA Layanan

081393986612

WA Pengaduan

Kakanwil Kemenag Jateng Pantau Penilaian Logo dan Maskot MTQ Nasional XXXI

Picture of Team Humas Jateng

Team Humas Jateng

Semarang (Humas) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah melakukan pemantauan terhadap penilaian Sayembara Logo dan Maskot Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Provinsi Jawa Tengah. Penilaian dilaksanakan oleh dewan juri profesional di Ruang Rapat Pimpinan Kanwil Kemenag Jateng, Senin (9/2/2026).

Dalam arahannya, Kakanwil menegaskan bahwa logo dan maskot yang terpilih nantinya harus mampu merepresentasikan semangat prestasi MTQ Nasional XXXI. Ia menekankan bahwa perhelatan MTQ tingkat nasional di Jawa Tengah memiliki makna historis tersendiri, mengingat terakhir kali Jawa Tengah menjadi tuan rumah MTQ Nasional adalah pada tahun 1979.

“Kita sepakat mengusung semangat sukses prestasi, bukan hanya sukses pelaksanaan. Ini momentum besar, setelah puluhan tahun akhirnya MTQ Nasional kembali digelar di Jawa Tengah,” tegasnya.

Kakanwil juga berharap filosofi logo dan maskot tidak semata-mata menonjolkan muatan lokal atau ciri khas daerah, namun memiliki makna universal yang kuat dan dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat. Secara khusus, ia mengingatkan agar desain maskot tidak menimbulkan multitafsir dari sisi apa pun.

“Maskot yang dipilih harus jelas maknanya, tidak menimbulkan tafsir ganda, serta aman secara filosofi, budaya, dan regulasi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kakanwil menyatakan dukungan penuh terhadap proses pemilihan logo dan maskot MTQ Nasional XXXI serta memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada dewan juri untuk menentukan karya terbaik.

Sementara itu, Asisten I Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Iwanuddin Iskandar, yang turut hadir dalam penilaian, menambahkan bahwa logo dan maskot MTQ Nasional XXXI harus mampu menghindari potensi polemik di tengah masyarakat.

“Yang terpenting, logo dan maskot ini tidak menimbulkan kontroversi. Dewan juri kami harapkan bisa memberikan pandangan yang komprehensif agar kami dapat menyampaikan informasi yang jelas kepada publik,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa logo dan maskot terpilih rencananya akan segera dipublikasikan kepada masyarakat. Menurutnya, desain yang dipilih tidak hanya berkaitan dengan prestasi, tetapi juga membawa pesan penguatan mental dan nilai-nilai Al-Qur’an yang berkibar di Provinsi Jawa Tengah.

“Pesannya jelas, MTQ ini bukan sekadar lomba, tetapi penguatan mental Al-Qur’an. Dan jika maskot berupa makhluk hidup, tentu harus sesuai dengan peraturan daerah yang berlaku,” pungkasnya. (hilman najib)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Skip to content