081128099990

WA Layanan

081393986612

WA Pengaduan

Pokjawas Madrasah Sinergi dengan Bidang Pendidikan Madrasah Jateng, Kawal Implementasi KBC hingga Mitigasi Bencana

Picture of Team Humas Jateng

Team Humas Jateng

Semarang (Humas) – Pengurus Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah Provinsi Jawa Tengah menemui Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad) Kanwil Kemenag Jateng Amin Handoyo untuk mengonsultasikan penguatan peran pengawas di wilayah Jawa Tengah. Pertemuan strategis ini membedah langkah-langkah konkret dalam mentransformasi madrasah melalui empat agenda utama.

Dipimpin langsung oleh Ketua Pokjawas Madrasah Provinsi Jawa Tengah, Suyanto yang melaporkan hasil Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang telah terlaksana. Pokjawas berkomitmen mengawal setiap madrasah binaan agar segera menerapkan kurikulum ini.

Kabid Penmad mengimbau para pengawas untuk siap terjun langsung mendampingi guru dan kepala madrasah guna memastikan proses pembelajaran berlangsung dengan pendekatan kasih sayang dan nilai-nilai kemanusiaan yang mendalam.

”Pokjawas juga harus mendorong di dalam kelas, melainkan madrasah untuk tidak sekadar mengajarkan istilah Ekoteologi mempraktikkannya secara nyata,” ucap Amin Handoyo.

Pihaknya mendesak agar pengawas madrasah mampu mendorong madrasah mengelola lingkungan secara mandiri hingga tercipta suasana yang ASRI (Aman, Sejuk, Rindang, dan Indah) melalui Ekoteologi. ”Langkah ini bertujuan menjadikan madrasah sebagai pusat pendidikan yang peduli terhadap kelestarian alam,” terangnya.

Sedangkan terkait keamanan infrastruktur, Tim Pokjawas menekankan pentingnya mitigasi kebencanaan dengan mewaspadai risiko. Kabid Penma sepakat jika Madrasah wajib menata ulang pengelolaan sarana dan prasarana (sarpras) untuk meminimalisir potensi bahaya.

”Pengawas harus turut memantau kelayakan fasilitas pendidikan demi menjamin keselamatan siswa dan tenaga pendidik dari ancaman bencana yang mungkin terjadi,” pesannya.

Merespons capaian Tingkat Kelulusan/Capaian Akademik (TKA) yang masih rendah, Pokjawas mengusulkan untuk merancang evaluasi total guna menggenjot capaian TKA dengan intervensi seluruh lini, mulai dari:

  • Memperbaiki Perencanaan: Memastikan rancangan pembelajaran lebih tepat sasaran.
  • Mengawasi Pelaksanaan: Memastikan metode mengajar di kelas lebih efektif.
  • Mempertajam Evaluasi: Melakukan audit berkala terhadap proses pembelajaran secara menyeluruh.

Kabid Penmad mengapresiasi langkah cepat Pokjawas Jateng. Sinergi aktif ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing madrasah di Jawa Tengah secara signifikan di tingkat nasional.(S)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print
Skip to content