Awali Tahun 2018, Karanganyar Gelar Pengajian Akbar

NOTE :

Mas IUs, ini kiprah kemenag ga kelihtan. masuk berita web daerah aja ya

================================================================================================

Karanganyar – Di malam pergantian tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar Pengajian Akbar di Masjid Agung Karanganyar, (31/12). Pengajian yang dimuai ba’da Isya ini hingga dini hari pada tanggal 1 Januari 2018 ini menghadirkan Habib Abu Hasan.

Dalam ceramahnya Habib mengatakan bahwa penting untuk pemerintah dan penduduknya menyamakan frekuensi agar tercipta keselarasan dan kerukunan di tengah-tengah masyarakat.

“Kerukunan dan keselarasan dalam kehidupan akan semakin baik bilamana pejabat dan masyarakatnya memiliki frekuensi yang sama,” ujar Habib Abu Hasan

Banyaknya masyarakat yang hadir membuat pelataraan masjid kebanggan masyarakat Karanganyar penuh. Untuk memudahkan melihat di dalam masjid Agung, tidak lupa Panitia menyiapkan satu layar besar dan dua buah televisi. Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Sekretaris Daerah, Samsi dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Pergantian ini sangat tepat untuk melakukan interopeksi diri. Sebab waktu kita hanya tiga, kemarin (sudah dilewati), sekarang (dijalani) dan besok (akan datang). Maka hendaknya kita gunakan umur kita itu dengan baik,” papar Habib Abu Hasan, Penceramah Pengajian Akbar pergantian saat memberikan tausiah kepada jamaah Masjid Agung.

Penceramah dari Jember, Jawa Timur itu mengingatkan bahwa ajal memang tidak tahu pasti kapan datangnya. Sehingga jamaah diingatkan untuk mempergunakan waktu sebaik mungkin. Sebaik baiknya orang, menurut Abu Hasan orang yang panjang umurnya dan baik amalnya. “Mari kita minta sama Allah agar diberikan umur yang berkah dan berakhir dengan khusnul khotimah. Sebelum dihitung, maka sebaiknya kita menghitung-hitung sendiri,” tambahnya.

Sementara Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo menyambut baik pengajian tersebut. Menurutnya pengajian ini dilakukan setahun. Sebab dimulai di tahun 2017 dan berakhir di tahun 2018. Pihaknya juga berharap tahun baru 2018 akan lebih baik dari sebelumnya. (ida-hd)