081128099990

WA Layanan

081393986612

WA Pengaduan

Mimbar Agama Khonghucu: Memanusiakan Manusia

Picture of Team Humas Jateng

Team Humas Jateng

Trisno Rahayu – Penyuluh Agama Khonghucu Kab. Banyumas

Di tengah dunia yang bergerak begitu cepat, di tengah manusia yang semakin sibuk mengejar kedudukan, harta, dan pengakuan, kita kembali berkumpul untuk belajar satu hal yang paling mendasar namun sering dilupakan: bagaimana menjadi manusia yang benar-benar manusia.
Tema mimbar kita pada hari ini adalah: “Memanusiakan Manusia.”
Tema ini terdengar sederhana. Tetapi justru karena terlalu sering kita dengar, kadang tidak lagi merenungkannya secara mendalam. Kita hidup di zaman modern, teknologi semakin canggih, gedung semakin tinggi, kendaraan semakin cepat, ilmu pengetahuan berkembang luar biasa. Namun pertanyaannya: apakah kemajuan manusia selalu diiringi dengan kemanusiaan?
Hari ini kita menyaksikan banyak orang pandai, tetapi kehilangan hati nurani. Banyak orang sukses, tetapi tidak lagi peduli kepada sesama. Banyak orang terlihat religius, tetapi memperlakukan orang lain dengan kasar dan hina. Kadang manusia diperlakukan bukan sebagai manusia, tetapi sebagai alat. Bukankah ini salah satu tanda bahwa manusia mulai kehilangan rasa kemanusiaannya?
Nabi Kongzi mengajarkan bahwa inti kehidupan bukan sekadar menjadi orang berhasil, melainkan menjadi manusia berbudi luhur, seorang Junzi. Dan seorang Junzi selalu melihat manusia lain sebagai sesama ciptaan Tian yang harus dihormati martabatnya. Di dalam ajaran Ru Jiao, ada satu nilai utama yang menjadi akar dari kemanusiaan, yaitu Ren (仁) — cinta kasih, yakni rasa perikemanusiaan dan hati yang mampu merasakan penderitaan orang lain. Kalau Li atau kesusilaan mengatur perilaku kita dari luar, maka Ren menghidupkan hati kita dari dalam. Tanpa cinta kasih manusia bisa menjadi dingin. Tanpa cinta kasih ilmu bisa menjadi kesombongan. Tanpa cinta kasih agama bisa menjadi kedok saja dan Tanpa Ren, kekuasaan bisa menjadi ruang penindasan.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print