Balai Diklat Keagamaan Semarang Gelar DDWK Bagi Guru Madrasah di Kemenag Kab. Pati.

Pati – Sejumlah guru Madrasah mengikuti Diklat Di Wilayah Kerja (DDWK) tentang Pengembangan Pembelajaran Bagi Guru Madrasah yang dilaksanakan Balai Diklat Keagamaan Semarang di Wilayah Kerja Kemenag Kabupaten Pati, Kegiatan ini dihadiri Kepala Balai Diklat Keagamaan Semarang yang diwakili Kasi Diklat Tenaga Teknis Darwianto, di buka secara resmi oleh Kepala Kankemenag Kabupaten Pati Akhmad Mundakir didampingi Plt Kasubbag TU Zubaidi dan segenap Pembina yayasan Manahijul Huda di Madrasah Tsanawiyah Manahijul Huda Dukuhseti Pati, Senin (10/4).

Kasi Diklat Tenaga Teknis Balai Diklat Keagamman Semarang Darwianto, dalam sambutannya mengatakan bahwa Diklat Di Wilayah Kerja adalah salah satu program dari Balai Diklat untuk memberikan pendidikan dan pelatihan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di semua wilayah yang menjadi cakupannya, ini harus dilakukan karena ASN seyogyanya menerima 80 jam pedidikan dan pelatihan pada setiap tahunnya.

Darwianto menjelaskan lebih lanjut, DDWK ini juga untuk menjawab usulan dari daerah-daerah yang menginginkan peningkatan kualitas dan kuantitas dari Pegawainya. Karena diketahui bersama dengan banyaknya jumlah ASN tentunya tidak semua bisa di berikan Pendidikan dan Pelatihan di Balai Diklat Keagamaan Semarang,”ujarnya.

Terkait masalah Diklat tentang Penilaian Pembelajaran Pada Guru Madrasah ini, diharapkan Para Guru dapat menguasai metode pengembangan penilaian pembelajaran sesuai bidangnya masing-masing. Diharapkan juga dari kegiatan ini dapat merubah pola pikir guru dengan meng-implementasikan di lapangan secara baik dan profesional, “jangan hanya menjadi bahan pelengkap karena kebutuhan admistrasi semata,”tandasnya.

Sementara itu, Kepala Kankemenag Kabupaten Pati Akhmad Mundakir dalam arahannya mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya DDWK ini untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, ketrampilan pada proses pembelajaran serta sikap mental guru dalam melaksankan tugas dan fungsinya sesuai standart kompetensinya.

Olehnya saya berharap setelah mengikuti kegiatan ini kiranya ada nilai tambah bagi peserta, dalam upaya meletakkan profesionalisme sebagai asas dalam berkerja secara konsisten,”pinta Mundakir.

ASN tidak cukup hanya berbekal pada ilmu pengetahuan yang dimilikinya, namun lebih di perlukan etos kerja yang bercirikan kedisiplinan, koordinatif, diterapkan dalam tugas keseharian sebagai seorang guru. Ini harus dilakukan guna mewujudkan motto Madrasah Lebih Baik Lebih Baik Madrasah,”tandasnya mengakhiri arahannya.

Pelaksanaan kegiatan DDWK ini akan berlangsung selama 5 Lima hari, mulai senin sampai dengan hari Jum’at mendatang (10-14/4), adapun peserta yang mengikuti adalah para guru Madrasah yang tersebar di Lingkungan Kemenag Kabupaten Pati baik swasta maupun negeri, yang berjumlah 35 orang. (Athi’/bd)