Baru Pertama Diakreditasi, MI Al Huda Tetap Percaya Diri

Temanggung – Akreditasi sekolah kegiatan penilaian yang dilakukan oleh pemerintah dan/ atau lembaga mandiri yang berwenang. Untuk menentukan kelayakan program dan/ atau satuan pendidikan pada jalur pendidikan formal dan non formal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan, berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, sebagai bentuk akuntabilitas publik yang dilakukan dilakukan secara obyektif, adil, transparan, dan komprehensif dengan menggunakan instrumen dan kriteria yang mengacu kepada Standar Nasional Pendidikan.

MI Al Huda Canggal, Kecamatan Kledung yang berdiri sejak tahun 2014, mendapat kesempatan untuk mengikuti akreditasi di akhir tahun 2018 ini. Sesuai dengan jadwal yang dirilis oleh BAN SM Jawa Tengah, visitasi di MI tersebut dilaksanakan tanggal 2 s.d 3 November 2018.

Arif Samsudin, Kepala Madrasah menjelaskan bahwa walau akreditasi ini yang pertama, tapi seluruh stake holder madrasah bersatu padu dan bekerja sama untuk menyiapkan segala persiapan baik bersifat administrasi dan sarana prasarana pendukung.

Selanjutnya disampaikan bahwa persiapan yang hanya kurang dari sebulan masih banyak kekurangan terutama perangkat pembelajaran dan penyiapan sarpras, tapi berkat dukungan dari komite dan kepala desa semuanya dapat dilengkapi.

“MI kami dengan jumlah siswa 197 anak dan 15 guru sudah menerapkan kurikulum 2013 sejak dua tahun lalu, untuk kelas 1,2,4 dan 5. Dengan demikian di MI kami berlaku dua kurikulum yaitu kurikulum 2006 dan 2013,” ungkap Arif Samsudin.

Nur Yanto, selaku pengawas madrasah Kecamatan Kledung menyebutkan, bahwa sebagai MI yang baru empat tahun berdiri dan akreditasi yang pertama, tapi semangat para guru luar biasa. Dengan penuh percaya diri di bawah bimbingannya para guru berjibaku untuk menyiapkan segala sesuatu terkait pelaksanaan visitasi.

Sementara itu pada acara pembukaan visitasi, Miftakhul Hadi, ketua PC Maarif Temanggung menyampaikan, bahwa akreditasi bertujuan untuk penjaminan mutu bagi para pengguna layanan pendidikan di madrasah. Selain itu juga untuk memberikan informasi tentang kelayakan sekolah/madrasah atau program yang dilaksanakannya berdasarkan Standar Nasional Pendidikan, memberikan pengakuan peringkat kelayakan dan memberikan rekomendasi tentang penjaminan mutu pendidikan kepada program dan/atau satuan pendidikan yang diakreditasi dan pihak terkait.

“Jangan sampai masyarakat dalam memberikan kepercayaaan kepada madrasah tidak mendapatkan pendidikan yang bermutu bagi anaknya,” ungkap Miftakhul Hadi.

Visitasi akreditasi di MI Alhuda Canggal dilaksanakan selama dua hari dengan assesor Drs. Ngadiman dan Drs. Sutrisman.(sr-nm/sua)