Congrat! Enam Medali Perak Buat Madtsansa Dari Ajang Language Competition

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Banjarnegara–Siswa-siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali berhasil merebut prestasi dari sebuah kompetisi online yang dilaksanakan Selasa, (5/7). Maraknya kompetisi online di saat liburan justru disyukuri para pembimbing prestasi mengingat saat ini banyak orang tua yang khawatir dengan bahaya gadget.

Sebuah ajang yang diselenggarakan oleh Gojocen ini bisa menjadi peluang anak- anak tetap bergadget tetapi menghasilkan prestasi. Siswa-siswa bimbingan prestasi mata pelajaran Bahasa Inggris Madtsansa berhasil meraih 6 medali perak yang dipersembahkan oleh M. Syafiq El Zafran, Salsabila Araya Ningrum, Ghafira Rahmatunnisa, Risma Nur Faiza, Dhea Aprillia dan Renata Aristawati.

Agustina Dewi Merdekawati selaku pembimbing prestasi mata pelajaran Bahasa Inggris mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan siswa-siswi bimbingannya.

“Alhamdulillahirobbil’alamin, thanks dear…and congrat! Selama liburan ini anak-anak masih banyak yang haus prestasi. Walau tidak meraih banyak medali, namun 6 medali ini sudah luar biasa,” ujar Agustina Dewi Merdekawati.

Sementara menurut Linara, wakil kepala urusan humas yang juga menggandrungi mata pelajaran bahasa Inggris menyampaikan bahwa anak-anak yang mengikuti kompetisi online di musim liburan adalah anak-anak yang luar biasa.

“Mereka sangat luar biasa, di saat liburan mereka tetap peduli. Peduli pada prestasi. Ini sangat penting, mengajak anak untuk terus berprestasi hingga mereka merasakan kenyamanan bahkan menjadikan kegiatan berkompetisi sebagai budaya dalam hidup mereka. Saya yakin, jika ini mereka lakukan sepanjang mereka jadi pelajar…mereka akan sukses!,” ucapnya.

Renata Aristawati salah satu peraih medali di ajang ini mengungkapkan syukurnya dapat terus berkontribusi dalam capaian prestasi peserta didik MTs Negeri 1 Banjarnegara.

“Alhamdulillah, meraih medali perak untuk mata pelajaran bahasa Inggris. Semoga saya akan terus dapat berkontribusi aktif dalam perjuangan mempertahankan prestasi madrasah,” ujarnya. (lin/ak/rf)