Jamaah Haji Kenali Rangkaian Ibadah Haji

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Semarang – Selaku praktisi pembimbing ibadah haji, Pengasuh Ponpes Asshodiqiyah, KH. Shodiq Hamzah, memberikan penjelasan tentang wajib dan rukun haji, serta ibadah apa saja yang dilakukan selama berada di Arab Saudi.

Hal ini disampaikannya kepada calon jamaah haji, dalam kegiatan Bimbingan Manasik Haji Kedua Tingkat Kota Semarang Tahun 1444 H/2023 M, yang diselenggarakan oleh Kankemenag Kota Semarang di Aula 2 Kampus 3 UIN Walisongo, Kamis (18/5/2023).

Pada bimbingan tersebut, KH. Shodiq Hamzah menjelaskan rangkaian kegiatan yang akan dilakukan oleh jamaah haji, dari mulai pemberangkatan dari tanah air hingga kembali ke tanah air.

“Jamaah akan diberangkatkan sesuai jadwal yang telah ditentukan berdasarkan kloter sesuai penetapan dari Kemenag, menggunakan bis, dari Islamic Centre menuju ke Asrama Haji Donohudan. Bermalam sebentar, kemudian dilanjutkan penerbangan ke Madinah karena masuk kloter awal gelombang pertama,” tuturnya.

“Direncanakan, mulai tanggal 2 Juni, jamaah haji Indonesia akan mulai diberangkatkan dari Madinah ke Mekah. Kemudian, menjelang 9 Zulhijah, jamaah akan berihram dari miqat yang telah ditentukan. 9 Zulhijah wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan 10 Zulhijah melontar jumrah aqabah, tahalul, lalu mabit di Mina pada 11-13 zulhijah dan melontar jumrah ula, wusta, dan aqabah, kemudian kembali ke Mekah. Sedangkan jadwal pemulangan, direncanakan mulai 4 Juli, dari Jedah ke tanah air,” terangnya.

Pada bagian selanjutnya, KH. Shodiq Hamzah menerangkan, hal-hal yang wajib dan disunahkan pada saat hendak berihram, tawaf, sa’i, dan mabit.

Cara memberikan penjelasan dengan santai, menggunakan campuran Bahasa Jawa, menjadi hal menarik tersendiri bagi jamaah yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Di akhir materinya, KH. Shodiq Hamzah menandaskan, pentingnya menjaga kesiapan jasmani dan rohani dalam menjalankan ibadah haji. “Yang penting mantapkan niat, disana jaga kesehatan dan hati, manut karo petugas, semoga diberi haji mabrur,” pungkasnya.

Selain KH. Shodiq Hamzah, kegiatan bimbingan manasik haji juga menghadirikan Kepala DKK kota Semarang, yang menyampaikan materi, Kebijakan Pelayanan Kesehatan Haji Tahun 2023.(Dintha/Arya/NBA/bd)