Kakankemenag Kab. Wonosobo Hadiri Pisowanan Agung Hari Jadi Wonosobo ke 197

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Wonosobo – Dibalut dengan Pakaian Adat Atela dan Kebaya, Kakankemang Kab. Wonosobo, Ahmad Farid, didampingi Istri yang juga merupakan ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kankemenag Kab. Wonosobo, Sri Astutik, tampil Gagah dan Ayu saat menghadiri Pisowanan Agung, yang merupakan puncak dari rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Wonosobo ke 197, yang digelar di Alun-alun Wonosobo dan sekitar Pendopo Bupati Wonosobo, pada hari Minggu, (24/07).

Turut Hadir dalam pisowanan agung yakni Bupati Wonosobo beserta istri, Wakil Bupati Beserta Istri, jajaran Forkopimda, Pejabat Eselon 2, Forkopincam, pimpinan BUMN/BUMD, pimpinan instansi Vertikal, Pejabat Eselon 3 dan 4, Kades dan Kalur, serta perangkat desa dan masyarakat umum.

Masing-masing yang hadir mengenakan pakaian adat sesuai dengan ketentuan desain pakaian adat pisowanan agung yang sudah ditetapkan oleh Pemkab Wonosobo.

Mulai dari atela dan kebaya warna putih dengan jarik lereng purbayasa untuk Bupati dan Forkopimda, atela dan kebaya warna merah hati dengan jarik lereng tunggal madya untuk Danramil dan Kapolsek se Kabupaten Wonosobo, atela dan kebaya warna kuning gadhing polos untuk Sekcam se Kabupaten Wonosobo dan Atela serta Kebaya warna Hitam untuk Instansi Vertikal seperti yang dikenakan oleh Ahmad Farid beserta Istri, lengkap dengan blankon, keris dan sandal sesuai ketentuan.

Selanjutnya, prosesi Pisowanan Agung diawali dengan penyerahan panji dan paying kebesaran kepada Bupati dari camat Sapuran, dilanjutkan beberapa rangkaian upacara. Usai rangkaian upacara selesai dilanjutkan dengan penampilan tari lengger, dilanjutkan berebut gunungan yang terbuat dari hasil bumi pertanian alam Wonosobo dan makan bersama 1000 tenong untuk seluruh yang hadir.

Disela penampilan kesenian berlangsung, Ahmad Farid, mengaku takjub akan kemeriahan acara pisowanan agung, “pertama kali setelah bertugas di Kankemenag Kab. Wonosobo, karena tahun sebelumnya tidak ada perayaan semacam ini Karena covid 19. Luar biasa takjub dimana budaya dan kesenian disatukan dan mampu menarik antusias masyarakat untuk menyaksikan,” kata Farid.

Ia juga mengucapkan selamat hari jadi ke 197 untuk Kabupaten Wonosobo, “selamat hari jadi Kabupaten Wonosobo ke 197, semoga semakin menjadi Kabupaten yang humanis dengan menjunjung nilai toleransi yang tinggi, semakin maju, dan religius. Mari bersama kita bangun Kabupaten Wonosobo menjadi lebih baik seperti tagline yang diusung Gumregah Makaryo Sesarengan,” tandasnya.(Ps-ws/Sua)