Kasubbag TU: “Visi Pemerintah Adalah Menjadikan NKRI Sebagai Surga Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, Apapun Agamanya”

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Ungaran – Zulkifli, selaku Kasubbag TU Kankemenag Kab. Semarang menguraikan pokok penting terkait dengan moderasi beragama pada 10 Mei 2023 yang lalu. Ditegaskan bahwa : ”Pemerintah Indonesia mempunyai visi bagaimana negara RI ini menjadi surga bagi seluruh rakyat Indonesia, apapun agamanya.”

Mengapa seperti itu?  tandasnya, “Karena hal ini adalah modal kita bersama untuk bisa membangun bangsa dan negara menjadi lebih maju dan lebih besar lagi. Dan berkat para pendiri bangsa—founding fathers—yang mau menyatukan tujuan menjadi satu bangsa, yakni bangsa Indonesia, maka lahirlah negara Indonesia.”

“Meskipun, lanjutnya, harus diakui kita lahir sebagai bangsa Indonesia karena bersatu di tengah perbedaan yang ada, termasuk beda SARA. Tetap saja ada kelompok tertentu yang merasa bahwa golongan mereka lah yang paling berjasa atas berdirinya bangsa Indonesia.  Dan hal ini adalah tantangan yang besar bagi kerukunan antar umat beragama.  Maka dari masalah inilah pemerintah merasa perlu untuk menguatkan moderasi beragama.”

Memang perlu disadari dan perlu belajar bersama dari negara-negara yang lain yang gagal dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegaranya karena adanya kelompk tertentu yang merasa superior dan merasa paling berjasa sehingga memicu terjadinya konflik, contohnya Sudan.  Oleh karena itu, bagi kita di Indonesia mari belajar bersama terkait moderasi beragama untuk mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih kuat, aman rukun dan damai.  Dengan tetap menegakkan 4 pokok moderasi beragama: Komitmen kebangsaan, Anti kekerasan, Hormati tradisi, dan Toleransi.

Di penghujung ulasannya itu, Zulkifli menguraikan bahwa, “dari keadaan inilah kemenag perlu melakukan penguatan moderasi beragama untuk semua kalangan, baik ASN maupun para pemimpin agama.”  Selanjutnya, “diharapkan para pemimpin agama juga mengajar dan memberi teladan kepada umat untuk menumbuhkan kehidupan moderasi beragama, demi kehidupan berbangsa dan bernegara menjadi aman tentram rukun dan damai.”(FS/Sua)