081128099990

WA Layanan

081393986612

WA Pengaduan

Search
Close this search box.

Malam Paskah, Pertobatan Akan Membawa Kebahagiaan

Cilacap – Misa malam paskah di kapel De Mazenod dipimpin oleh Romo Carolus OMI. Dalam kotbahnya dia menegaskan bahwa pertobatan akan membawa kebahagiaan. Umat katolik diharapkan dengan paskah ini bisa bertobat atas segala perbuatan dan perkataan sehingga akan menghasilkan kebahagiaan. Mengamalkan ajaran harus diwujudnyatakan dalam perbuatan kasih kepada semua orang.

Pada Sabtu Suci umat mengenangkan Yesus yang berada di dalam makam dan menantikan kebangkitan dengan puasa dan doa. Sepanjang pagi hingga sore umat diajak untuk hening. Karena itu, hari ini dikenal juga dengan Sabtu Sunyi. Tidak ada peribadatan apapun. Rahmat khusus pada saat ini adalah keheningan yang penuh kasih dan harapan. Kemeriahan baru mulai terasa ketika menjelang malam Paskah.

Dikatakan pula bahwa Malam Paskah merupakan induk semua vigili (berjaga-jaga atau bersiap-siap). Pada perayaan Malam Paskah umat berjaga-jaga bersama Yesus, bersiap-siap menantikan peralihan Yesus dari alam kematian menuju kehidupan.

Perayaan malam Paskah merupakan perayaan terpanjang dalam liturgi Gereja Katolik. Hal ini disebabkan karena banyaknya simbol liturgis yang dikenangkan saat perayaan itu. Tata perayaan malam Paskah sekarang didasarkan pada dekrit Ad Vigiliam Paschalem yang dikeluarkan oleh Paus Pius XII pada tahun 1951.

Salah satu bagian dalam perayaan Malam Paskah, yakni Upacara Cahaya dan Madah Pujian Paskah yang afdolnya dilakukan di luar gereja dalam kondisi gelap. Saat upacara, imam memberkati api baru yang mengusir kegelapan dan memberi terang ke sekeliling. Ini mau mengibaratkan Yesus yang merupakan cahaya terang dalam kehidupan kita yang kadang kala gelap. Setelah memberkati api, imam akan memberkati lilin Paskah.

Di sini imam menorehkan tanda salib, lambang alpha dan omega serta angka tahun. Tindakan ini untuk menegaskan bahwa Yesus telah ada sejak dulu hingga kini, bahwa Ia adalah Sang Awal dan Sang Akhir. Dan bahwa segala kemuliaan dan kekuasaan adalah milik Yesus. Selain itu, imam menancapkan lima biji dupa pada lilin Paskah di tempat yang sudah ditentukan. Ini melambangkan lima luka Yesus disalib.

Kemudian lilin Paskah dinyalakan dari api baru. Setelah itu diadakan prosesi lilin Paskah menuju ke dalam gereja. Sepanjang perjalanan, ada tiga kali perhentian di mana lilin ditinggikan. Tindakan ini serupa dengan ketika perarakan salib. Angka tiga memang memiliki makna khusus dalam Gereja Katolik. Tiga kali Petrus menyangkal Yesus, dan tiga kali pula Yesus menantang Petrus apakah dia mencintai-Nya. Dalam jalan salib, Yesus jatuh sebanyak tiga kkali. Angka tiga juga mengacu pada Tritunggal Mahakudus.

Setelah lilin diletakkan pada tempatnya, acara dilanjutkan dengan Madah Pujian Paskah. Perlu diketahui, lilin umat dinyalakan dengan api yang berasal dari lilin Paskah, bukan dari korek api pribadi.(On/bd)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Terkait

𝗦𝗲𝗻𝗮𝗺 𝗦𝗲𝗵𝗮𝘁, 𝗘𝘅𝗽𝗼 𝗨𝗠𝗞𝗠 𝗛𝗮𝗹𝗮𝗹, 𝗣𝗶𝗷𝗮𝘁 𝗚𝗿𝗮𝘁𝗶𝘀, 𝗦𝗲𝗿𝘃𝗶𝗰𝗲 𝗚𝗿𝗮𝘁𝗶𝘀, 𝗗𝗼𝗻𝗼𝗿 𝗗𝗮𝗿𝗮𝗵 𝗗𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗹𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗦𝗲𝗿𝘁𝗶𝗳𝗶𝗸𝗮𝘀𝗶 𝗣𝗿𝗼𝗱𝘂𝗸 𝗛𝗮𝗹𝗮𝗹 𝗚𝗿𝗮𝘁𝗶𝘀 𝗠𝗲𝗿𝗶𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗲𝗴𝗶𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗗𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗥𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮 𝗠𝗲𝗺𝗽𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝘁𝗶 𝗛𝗔𝗕 𝗞𝗲𝗺𝗲𝗻𝗮𝗴 𝗸𝗲-𝟳𝟳

𝗣𝗷 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗖𝗶𝗹𝗮𝗰𝗮𝗽 𝗔𝗽𝗿𝗲𝘀𝗶𝗮𝘀𝗶 𝗞𝗮𝗻𝗸𝗲𝗺𝗲𝗻𝗮𝗴 𝗖𝗶𝗹𝗮𝗰𝗮𝗽 𝗦𝗲𝗯𝗮𝗴𝗮𝗶 𝗦𝗮𝘁𝗸𝗲𝗿 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗶𝗸 𝗣𝗲𝗿𝘁𝗮𝗺𝗮 𝗣𝗲𝗻𝘆𝗮𝗺𝗽𝗮𝗶𝗮𝗻 𝗟𝗮𝗽𝗼𝗿𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗿𝘁𝗮𝗻𝗴𝗴𝘂𝗻𝗴𝗷𝗮𝘄𝗮𝗯𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗻𝗱𝗮𝗵𝗮𝗿𝗮 𝗧𝗿𝗶𝘄𝘂𝗹𝗮𝗻 𝗜𝗜𝗜 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝟮𝟬𝟮𝟮

Skip to content