Peringati Hari Buku Nasional Dengan Membuat Resensi Buku

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Banjarnegara – Hari Buku Nasional diperingati pada tanggal 17 Mei setiap tahunnya. Tanggal ini juga bertepatan dengan tanggal Perpustakaan Nasional Republik Indonesia didirikan. Peringatan Hari Buku Nasional atau Harbuknas ini pertama kali diperingati pada 17 Mei 2022. Penetapan Hari Buku Nasional ini baru dilakukan oleh Menteri Pendidikan Nasional pada tahun 2022. 

Kamis (19/5) siswa kelas 8F MTs Negeri 1 Banjarnegara memperingati hari buku nasional dengan cara meresensi buku yang dibaca. Resensi buku ini merupakan kegiatan mengulas buku yang dibaca. Farida, guru mata pelajaran bahasa Indonesia MTs Negeri 1 Banjarnegara mengajar di kelas 8F dan mengarahkan siswa untuk meresensi buku. 

“Kegiatan meresensi buku ini mereka kerjakan dengan cara berkelompok. Dengan mereka berkelompok ini mereka bisa berdiskusi nilai-nilai apa saja yang terdapat dalam buku yang mereka baca. Sebenarnya meresensi buku ini meliputi gaya bahasa tang digunakan penulis, namun kali ini saya mengarahkan mereka mencari nilai-nilai dalam buku yang mereka baca. Jadi membaca buku selain memberi hiburan juga memberi nilai kehidupan.” jelas Farida.

Pada setiap peringatan Hari Buku Nasional harapan agar semakin tingginya minat baca masyarakat Indonesia semakin besar. Mengingat Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat literasi rendah. Membaca buku butuh ketelatenan, termasuk yang dilakukan siswa kelas 8F ini. Mereka dalam kelompok secara bergantian membaca buku dan menggali nilai apa yang terkandung dalam bacaan yang mereka baca.

Berbagai kegiatan dapat dilakukan pada peringatan Hari Buku Nasional ini, mulai dari meluangkan waktu membaca buku, memulai kebiasaan membaca buku, memberikan kado berupa buku hingga meresensi buku. Syaina, salah satu siswa kelas 8F memang sudah suka membaca novel sehingga memudahkan dia dalam meresensi buku.

“Kali ini saya dan tekan sekelompok meresensi buku berjudul Titik 0. Buku ini banyak terdapat nilai-nilai kehidupan yang dapat kita ambil. Contohnya bahwa menjadi perempuan itu tidak boleh lemah. Kita perempuan harus kuat dan berdaya.” ujar Syaina.

Di setiap kelas MTs Negeri 1 Banjarnegara disediakan rak buku. Rak buku ini berisi berbagai macam buku baik fiksi maupun nonfiksi. Siswa bisa membaca buku yang aja di pojok belakang supaya minat baca di MTs Negeri 1 Banjarnegara semakin bertambah. Buku yang disediakan di setiap kelas ini tentunya bacaan-bacaan yang ringan dan menghibur. Bahkan ada beberapa buku yang masih penuh dengan gambar ilustrasi supaya siswa tertarik untuk membaca. (Rin/ak/rf)