Persembahkan 21 Medali, Mapel IPS Kejar Akumulasi Prestasi Peserta Didik Madtsansa

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Banjarnegara – Kompetisi raihan prestasi peserta didik madrasah Se-Jawa Tengah memacu semangat seluruh madrasah untuk terus menggiatkan keikutsertaan dalam berbagai event kompetisi online yang diselenggarakan oleh berbagai penyelenggara.

MTs Negeri 1 Banjarnegara yang prestasi peserta didiknya sudah menempati ranking 2 di Jawa Tengah tentu turut berjuang dalam usaha mempertahankan dan berusaha meningkatkan rangkingnya. Salah satu usaha tersebut adalah dengan keikutsertaan Madtsansa dalam Pekan Sains Nasional besutan Event Cerdas.

Mempersembahkan 21 medali dengan 3 medali emas, 6 medali perak, 8 medali perunggu dan 4 contender tentu disambut dengan penuh ucapan syukur oleh seluruh keluarga besar Madtsansa.

Asih Wijayanti selaku pembimbing mata pelajaran IPS menyampaikan bahwa capaian ini tentu sangat berarti dikarenakan diakhir bulan semua mata pelajaran berusaha menggiatkan seluruh siswa bimbingannya demi menambah akumulasi jumlah medali peserta didik.

“Alhamdulillah, mapel IPS mempersembahkan 21 medali. Semoga akan terus bertambah dan terus meningkatkan prestasi peserta didik MTs Negeri 1 Banjarnegara tercinta,” ungkap Asih pada Senin, (30/5)

Eko Widodo, kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara mengungkapkan apresiasinya kepada para peraih medali dan para pembimbing.

“Luar biasa… terima kasih kepada seluruh pejuang prestasi Madtsansa. Semoga, cita-cita mulia menduniakan Madtsansa selalu mendapatkan ridho Allah Swt. Dan kepada seluruh keluarga besar Madtsansa mari terus bersinergi mencerdaskan putra dan putri Banjarnegara,” terang Eko mantap.

Sementara menurut Dayeera Afaurell Jasmine salah satu siswa peraih medali emas dalam event ini mengaku capaiannya ini adalah untuk yang kesekian kalinya di mapel IPS.

“Sangat bahagia bisa mendapatkan dan mempersembahkan medali emas untuk Madtsansa. Saya memang sangat sering ikut mapel IPS namun baru dua kali ini mendapatkan medali emas. Gemes kalo rasanya bisa tapi kok enggak dapat medali emas,” tutur remaja kelas 7 unggulan riset yang akrab disapa Aurel. (lin/ak/rf)