Bimas Islam Kemenag Wonosobo Gelar Pelatihan Tilawatil Quran

Wonosobo – Dalam upaya meningkatkan pemahaman, pengetahuan, dan wawasan tentang Tilawatil Quran untuk peserta MTQ tingkat Kabupaten, Kankemenag Kab. Wonosobo melalui seksi Bimas Islam, menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Tilawatil Quran bagi peserta hasil seleksi MTQ cabang Tilawah dan Tahfidz MTQ tingkat Kabupaten tahun 2021.

Pelatihan dilangsungkan pada hari Senin, (22/11) di Gedung Pertemuan MWC NU Kec. Wonosobo, yang diikuti oleh tiga puluh lima peserta terdiri dari siswa-siswi / peserta hasil seleksi MTQ tingkat Kabupaten.

Menurut Eko Prasetyo, selaku Staff Seksi Bimas Islam mengatakan, untuk memaksimalkan pelatihan seksi Bimas Islam menghadirkan dua Narasumber yang berkompeten dibidangnya,

“narasumber yakni dari Hakim MTQ tingkat Provinsi, Siti Badiatul, dari kebumen dengan materi kelas cabang tilawah yakni pembelajaran tentang fasholah lagu dan suara dari segi tajwid. Untuk narasumber kedua yakni Dosen UNSIQ Wonsobo, Muhamad Ali Mustofa Kamal, dengan materi Pengetehuan dalam hafalan Al Quran yang meliputi tajwid serta fasolah,” jelas Eko.

Ia menambahkan, untuk pembiayaan kegiatan tersebut yakni dibiayai dari DIPA Seksi Bimas Islam Kankemenag Kab. Wonosobo tahun 2021.

Sementara itu, Kasi Bimas Islam Imron Awalludin, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan dengan tujuan memberikan bekal dan meningkatkan pemahaman kepada peserta MTQ,

“tujuannya tidak lain yaitu untuk meningkatkan pemahaman peserta MTQ tingkat Kabupaten baik cabang Tahfid maupun Cabang Tilawah, agar lebih paham dari segi tajwid, fashohah, adab serta irama dan lagu,”kata Imron.

Selanjutnya dalam sambutannya, Kakankemenag Kab. Wonosobo, Ahmad Farid, menyampaikan bahwa pelatihan tersebut merupakan sebagian proses dan upaya yang penting dilakukan dalam membekali peserta MTQ agar mencapai hasil yang maksimal,

“harapannya dengan adanya pelatihan dengan menghadirkan narasumber yang kompeten dibidangnya dapat memotivasi, memberikan pemahaman kepada peserta dan nantinya hasil yang dicapai dapat maksimal,” tandas Farid. Ps-ws