Boter Jadi Andalan MTs N 2 Sukoharjo Raih Dua Medali di 4th Madrasah Robotics Competition 2018

SUKOHARJO – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs N) 2 Sukoharjo kembali menorehkan namanya di ajang kompetisi Nasional. Kali ini pada kompetisi robotic tahunan yang diselenggarakan oleh Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (DKSKK) Kementerian Agama RI yang bertajuk 4th Madrasah Robotic Competition 2018 dengan tema “Robot Rescue: Robot Mitigasi Bencana”.

Bambang Trianggono, Kepala MTs N 2 Sukoharjo mengaku takjub dengan prestasi yang telah diraih anak didiknya, pasalnya program robotika ini baru seumur jagung diperkenalkan kepada siswa namun sudah berhasil menyabet dua gelar juara sekaligus.”Alhamdulillah berkat dukungan semua pihak, program robotika yang kami mulai bulan Agustus 2018 (± 3 Bulan) ternyata mampu menorehkan hasil yang cukup mencengangkan bagi kami selaku kepala madrasah, diantara percaya atau tidak, karena ini tahun pertama madrasah kami ikut serta dalam kompetisi ini dan baru tahun pertama juga, madrasah ini mengenal robotika, tapi anak-anak mampu membawa pulang dua penghargaan sekaligus, yaitu juara 1 best original idea dan juara 3 best presentation”. Bangga Bambang ketika ditemui diruang kerjanya Rabu (14/11/2018).

Kompetisi yang digelar beberapa hari yang lalu di Depok Town Square (Detos) ini berlangsung pada tanggal 3-4 November 2018 dan dibuka secara resmi oleh Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin. Kompetisi tahunan keempat ini diikuti oleh 20 Madrasah Ibtidaiyah (setingkat SD), 20 Madrasah Tsanawiyah (setingkat SMP), dan 20 Madrasah Aliyah (setingkat SMA) pada kategori Mobile Resque, sedangkan pada kategori lain yaitu rancang bangun, diikuti oleh 20 MTs dan 20 MA.

Pada kompetisi Robotik tahunan ini, MTs N 2 Sukoharjo mengirimkan satu tim yang beranggotakan dua siswa, yaitu David Ryan Setyawan dan Dewi Retno Banowati yang keduanya merupakan siswa kelas VIII program unggulan. Pada keikutsertaannya yang pertama ini, tim MTs N 2 Sukoharjo meraih dua penghargaan pada dua kategori, yaitu Juara 1 Best Original Idea dan Juara 3 Best Presentation lewat hasil karya yang diberi nama Boter (Robot Repeater).

Lebih lanjut, Dewi menjelaskan bahwa “Boter merupakan robot yang berfungsi untuk menguatkan sinyal di lokasi bencana, sehingga komunikasi tim penyelamat dapat berjalan dengan baik tanpa terkendala masalah listrik maupun sinyal”. David menambahkan, “Boter juga salah satu alat yang memiliki inovasi dengan pemanfaatan panel surya, sehingga energy Boter ini menggunakan energy yang diserap dari panas maupun cahaya matahari”. “Ini merupakan energy terbarukan” pungkasnya. Ditanya tentang dua penghargaan yang diraihnya, Dewi mengatakan kesemuanya itu dapat ia raih berkat bimbingan dari para instruktur, doa orangtua, guru, teman, dan usaha mereka sebagai tim dan beberapa pihak yang mendukung. Dia berharap Boter ini dapat bermanfaat bagi Indonesia.

Selain program Robotika untuk meng-Up Grade keterampilan dan pengetahuan siswanya Bambang menerangkan pihaknya telah membuat program kegiatan akademis maupun non akademis seperti bekerja sama dengan primagama, English Conversation, dan lain-lain. “Dengan bukti prestasi inilah sekaligus menepis anggapan minor dari beberapa pihak bahwa kegiatan robotika tidak sekedar bermain-main saja., serta membuktikan bahwa madrasah bisa. Semoga kedepan bidang robotika mendapatkan perhatian yang lebih, begitu pun dengan program-program lain, sehingga dapat terwujud Madrasah Hebat dan Bermartabat.” Tandas Bambang penuh semangat.(fwp/Djp/bd)